Cerita Tasya Kamila Jadi Alumni LPDP: Kuliah di AS hingga Duta Lingkungan
Tasya menceritakan perjalanan akademiknya sebagai awardee LPDP jenjang S2 di Columbia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Artis sekaligus aktivis lingkungan Tasya Kamila membagikan laporan kontribusinya untuk Indonesia sebagai alumni penerima beasiswa LPDP melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Selasa 24 Februari 2026.
Unggahan tersebut menuai respons positif warganet karena dinilai transparan dan inspiratif di tengah sorotan publik terhadap peran alumni LPDP.
Dalam unggahannya, Tasya menceritakan perjalanan akademiknya sebagai awardee LPDP jenjang S2 di Columbia University, Amerika Serikat, pada periode 2016–2018.
Ia mengambil jurusan Public Administration in Energy and Environmental Policy yang sejalan dengan minatnya di isu kebijakan publik, energi, dan lingkungan hidup.
"Izin laporan, boss! Terima kasih @lpdp_ri atas kepercayaan. Alhamdullilah telah selesai masa bakti. Bismillah, jangan lelah mencintai negeri. Kita semua punya tempat untuk berkontribusi," tulis Tasya.
"Untuk itu, izinkan aku melaporkan apa saja yang sudah kulakukan selama periode masa bakti LPDP dalam berkontribusi pada bangsa," tulisnya lagi.
Alasan Pilih Jurusan Kebijakan Energi dan Lingkungan
Tasya mengungkapkan alasannya memilih bidang administrasi publik dengan fokus kebijakan energi dan lingkungan karena ketertarikannya pada isu lingkungan hidup serta perumusan kebijakan publik.
Sejak 2025, ia juga mengemban peran sebagai Duta Lingkungan Hidup, sehingga latar akademik tersebut dinilainya relevan dengan aktivitas advokasi yang dijalani.
"Selain itu aku punya cita-cita untuk jadi menteri, senggaknya harus punya ilmu policymaking dong," katanya.
Soal Kontribusi Alumni LPDP
Dalam penjelasannya, Tasya menilai LPDP tidak secara rinci mengatur bentuk kontribusi alumni selama masa bakti. Ia menyebut lembaga pemberi beasiswa memberikan ruang bagi awardee untuk berkontribusi sesuai kapasitas dan bidang masing-masing.
"Menurutku, LPDP percaya bahwa awardee-nya memiliki cara dan kapasitasnya masing-masing untuk berkontribusi," pungkasnya.
Unggahan Tasya ini mendapat banyak tanggapan positif karena dianggap memberi contoh konkret bagaimana alumni beasiswa negara bisa melaporkan kontribusi secara terbuka kepada publik.
Editor : Firda Rachmawati

