Clear Aligners vs Behel Metal: Mana yang Lebih Cocok untuk Merapikan Gigi?
Clear aligners atau behel metal? Simak perbedaan kelebihan, kekurangan, kenyamanan, dan efektivitas keduanya sebelum memilih metode merapikan gigi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INIILAHKORAN.ID-Memilih metode untuk merapikan gigi sering kali membuat bingung. Dua pilihan yang paling populer saat ini adalah clear aligners atau behel transparan dan behel metal konvensional.
Keduanya dapat digunakan untuk memperbaiki posisi gigi sekaligus membantu merapikan gigitan (bite). Namun, kedua metode tersebut memiliki perbedaan dari sisi cara kerja, kenyamanan, estetika, biaya, hingga tingkat kedisiplinan yang dibutuhkan.
Sebelum menentukan pilihan, berikut perbandingan kelebihan dan kekurangan clear aligners dan behel metal.
clear aligners, behel transparan yang Lebih Estetis
clear aligners merupakan cetakan plastik transparan yang dibuat khusus sesuai bentuk gigi pasien. Alat ini bekerja dengan memberikan tekanan secara bertahap untuk menggeser posisi gigi sesuai rencana perawatan.
Salah satu produk yang dikenal luas adalah Invisalign.
Kelebihan clear aligners:
1. Lebih tidak terlihat. Karena menggunakan bahan transparan, aligners relatif sulit terlihat ketika digunakan sehingga banyak dipilih orang dewasa atau remaja yang memperhatikan penampilan.
2. Bisa dilepas-pasang. Alat dapat dilepas ketika makan dan saat membersihkan gigi.
3. Lebih mudah menjaga kebersihan gigi. Pengguna tetap dapat menyikat gigi dan melakukan flossing tanpa terhalang bracket dan kawat.
4. Tidak banyak pantangan makanan. Karena dapat dilepas ketika makan, pengguna tidak harus menghindari sebanyak mungkin makanan keras atau lengket seperti pada behel konvensional.
5. Lebih nyaman bagi sebagian pengguna. Bahan plastik yang halus dapat mengurangi risiko iritasi akibat gesekan bracket terhadap bagian dalam mulut.
6. Kunjungan ke dokter bisa lebih praktis. Pada kondisi tertentu, kontrol dapat dilakukan lebih jarang dibandingkan perawatan behel konvensional.
7. Kekurangan clear aligners
Meski menawarkan kenyamanan dan estetika, clear aligners membutuhkan kedisiplinan tinggi.
Alat umumnya harus digunakan sekitar 20–22 jam per hari agar pergerakan gigi sesuai dengan rencana perawatan.
Karena dapat dilepas, aligners juga berisiko hilang atau rusak apabila tidak disimpan dengan baik.
Selain itu, clear aligners tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk semua kasus. Kelainan gigitan atau kondisi gigi yang sangat kompleks dapat membutuhkan metode perawatan lain atau kombinasi dengan teknik ortodonti tertentu.
behel metal Konvensional, Pilihan untuk Kasus Lebih Kompleks
Berbeda dengan aligners, behel metal menggunakan bracket dan kawat yang dipasang pada gigi selama masa perawatan.
Metode ini telah digunakan selama puluhan tahun dan masih menjadi salah satu pilihan utama dalam perawatan ortodonti.
Kelebihan behel metal:
1. Kontrol pergerakan gigi lebih presisi.
2, Dapat digunakan untuk menangani berbagai kasus ortodonti, termasuk masalah susunan gigi dan gigitan yang lebih kompleks.
3. Karena terpasang permanen, pasien tidak perlu khawatir lupa memakai alat.
4. Perawatan dapat berlangsung secara konsisten selama pasien mengikuti jadwal kontrol dan instruksi dokter.
5. Kekurangan behel metal
Kelemahan utama behel metal adalah faktor estetika. Bracket dan kawat terlihat jelas ketika pasien berbicara atau tersenyum.
Pada awal pemakaian, gesekan bracket juga dapat menyebabkan iritasi atau sariawan pada bagian dalam mulut.
Pasien harus memberikan perhatian lebih terhadap kebersihan gigi karena sisa makanan dapat tersangkut di antara bracket dan kawat. Makanan keras atau lengket juga perlu dibatasi untuk mengurangi risiko kerusakan pada komponen behel.
Jadi, Pilih clear aligners atau behel metal?
Tidak ada satu metode yang paling baik untuk semua orang. Pilihan antara clear aligners dan behel metal harus disesuaikan dengan kondisi gigi, tingkat kompleksitas masalah, kebutuhan estetika, kemampuan menjaga kebersihan, serta kedisiplinan pasien.
Secara umum, clear aligners dapat menjadi pilihan menarik bagi pasien yang mengutamakan penampilan, kenyamanan, dan fleksibilitas dalam aktivitas sehari-hari.
Sementara itu, behel metal dapat menjadi pilihan yang lebih tepat untuk pasien dengan masalah susunan gigi atau gigitan yang membutuhkan kontrol pergerakan gigi secara lebih intensif.
Sebelum menentukan metode, sebaiknya lakukan pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter gigi spesialis ortodonti. Dokter dapat menilai kondisi gigi dan rahang serta menentukan metode yang paling sesuai dengan kebutuhan masing-masing pasien.***
Editor : JakaPermana

