Curah Hujan Tinggi, Jalur Khusus Motor Batutulis Alami Keretakan

Jalan khusus motor di kawasan Batutulis Kota Bogor kembali mengalami keretakan diduga lantaran terus menerus diguyur hujan dengan intensitas tingga

Curah Hujan Tinggi, Jalur Khusus Motor Batutulis Alami Keretakan
Jalan khusus motor di kawasan Batutulis alami keretakan diduga karena diguyur hujan dengan intensitas tingga selama tiga hari ke belakang. (Rizki Mauludi)

INILAHKORAN.ID - jalan Saleh Danasasmita di kawasan Batutulis kembali mengalami retakan besar pada Jumat 30 Januari 2026, padahal jalan ini hanya dilintasi kendaraan roda dua atau motor

Diduga pemicu retakan jalan khusus motor di kawasan Batutulis tersebut lantaran intensitas hujan yang tinggi dalam tiga hari terakhir. 

Kondisi jalan yang retak memicu kekhawatiran masyarakat, terutama mereka yang melintasi jalur tersebut setiap hari. Berdasarkan pantauan di lokasi, retakan memanjang terlihat membelah permukaan aspal di sisi jalan.

Pengendara motor asal Rangga Mekar, Purnama H mengatakan, dirinya setiap hari melintasi jalur tersebut, melihat kondisi jalan yang terbelah jadi resah akan keselamatan. 

"Keretakan tersebut sangat membahayakan, terutama saat kondisi gelap atau hujan lebat. Warga sebagai pengguna jalan merasa sangat khawatir dengan kondisi retakan ini. Kalau tidak segera diperbaiki, risikonya sangat besar bagi keselamatan pemotor," ungkap Purnama kepada wartawan. 

Purnama, mendesak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bogor untuk segera melakukan tindakan nyata sebelum adanya korban. 

Warga Rangga Mekar lainnya, Mulyadi berharap, pemerintah tidak hanya melakukan penambalan sementara, melainkan pengecekan struktur jalan secara menyeluruh. 

"Hal ini penting untuk memastikan apakah retakan tersebut disebabkan oleh faktor beban kendaraan atau adanya penurunan stabilitas tanah di area tersebut. Karena kan sudah berulang kejadian seperti ini," terangnya.

Sekadar informasi, jalan khusus roda dua di kawasan Batutulis, tepatnya di jalan Saleh Danasasmita, Kecamatan Bogor Selatan, resmi dibuka kembali per 26 Agustus 2025 lalu. Diketahui, jalur sementara sepanjang 250 meter ini beroperasi dua arah khusus motor untuk mengatasi dampak longsor sebelumnya, dengan lebar jalan terbatas sekitar 2,5 meter. 


Editor : Ahmad Sayuti