Dadang Supriatna: Jangan Hanya di Balik Meja, Bergerak ke Lapangan Gali Potensi PAD
Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta seluruh perangkat daerah dan camat untuk bergerak cepat dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) menjelang akhir 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Soreang - Bupati Bandung Dadang Supriatna meminta seluruh perangkat daerah dan camat untuk bergerak cepat dalam menggali potensi pendapatan asli daerah (PAD) menjelang akhir 2025.
“Target PAD kita Rp2,2 triliun, tapi baru tercapai Rp1,4 triliun per 17 Oktober. Masih ada Rp800 miliar lagi yang harus dikejar. Ini jadi perhatian serius,” kata Dadang Supriatna di Soreang.
Dadang Supriatna mencontohkan beberapa sektor PAD yang masih rendah pendapatannya, seperti pajak reklame dan pajak hotel.
“Pajak reklame targetnya Rp15 miliar tapi baru Rp6,8 miliar. Hotel juga baru Rp19 miliar dari target Rp75 miliar. Kalau sudah diberikan peringatan tapi tidak patuh, saya minta reklamenya diputus saja, kita harus disiplin,” ujarnya.
Untuk meningkatkan kinerja, Dadang juga memerintahkan para kepala dinas terkait pendapatan untuk melakukan studi tiru ke Kota Surabaya, yang berhasil meningkatkan PAD dari Rp1,3 triliun menjadi Rp10 triliun.
“Kita harus belajar dari daerah yang sukses. Saya ingin OPD bergerak. Jangan cuma duduk diam di belakang meja saja," ujarnya.
Selain itu, ia juga menekankan pentingnya evaluasi kinerja pejabat yang berhubungan dengan pendapatan.
“Kalau kompetensinya tidak sesuai target, saya minta diganti dengan orang yang lebih mampu. Kita harus bekerja berdasarkan hasil,” katanya.
Dadang menjelaskan, bahwa selama tiga bulan terakhir di tahun ini, pemerintah daerah akan fokus memperbaiki postur APBD agar lebih produktif dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Saya ingin lebih banyak roadshow ke lapangan yang menghasilkan, daripada kunjungan ke luar tanpa manfaat nyata,” ujarnya.
Editor : Doni Ramdhani

