Danau Retensi Banjir di Sukamanah Rancaekek Segera Dibangun Juli Mendatang
Guna menangani banjir di sebelah timur Kabuputan Bandung, danau retensi banjir di Sukamanah, Kecamatan Rancaekek bakal dibangun segera.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Guna menangani banjir di sebelah timur Kabuputan Bandung, danau retensi banjir di Sukamanah, Kecamatan Rancaekek bakal dibangun segera.
Pemerintahan Kabupaten Bandung merencanakan danau retensi banjir di Sukamanah sebagai pengendali banjir itu dibangun di atas lahan seluas 11 hektare.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bandung Ben Indra Agusta mengatakan, penyediaan lahan untuk danau retensi banjir di SUkamanah itu merupakan kewajiban perusahaan sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang RTRW.
Menurutnya, anggaran pembangunan danau retensi banjir di Sukamanah yang dibutuhkan mencapai Rp46 miliar di Desa Sukamanah dan Rp46 miliar di Desa Tegalluar, Kecamatan Bojongsoang. Sementara, normalisasi Sungai Cisunggalah membutuhkan anggaran sekitar Rp121 miliar.
Ben mangaku PT Kahatex telah menunjukkan komitmen dengan menyiapkan lahan sekitar 1,46 hektare.
“Respon PT Kahatex sudah bagus atas kewajiban mereka untuk menyediakan lahan,” ujar Ben, Rabu (6/5/2026).
Pemkab Bandung, lanjutnya, tak akan segan menindak perusahaan yang mengabaikan kewajiban tersebut termasuk mengevaluasi perizinan yang telah diberikan.
Di sisi lain, pihak perusahaan memastikan dukungan penuh terhadap proyek strategis tersebut. Manajer Umum Humas dan Lingkungan PT Kahatex Luddy Sutedja menegaskan kesiapan perusahaan dalam menyediakan lahan.
“Intinya, kami kooperatif dan setuju membantu penyediaan lahan untuk pembangunan danau retensi banjir ini,” katanya.
Dengan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, proyek polder Sukamanah diharapkan menjadi solusi konkret mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap melanda kawasan Solokanjeruk dan sekitarnya.
Sementara itu, Bupati Bandung Dadang Supriatna menargetkan pembangunan danau retensi banjir di Sukamanah itu bisa mulai direalisasikan pada Juli 2026.
Target itu mencuat usai adanya kesepakatan antara Pemkab Bandung dan PT Kahatex dalam kunjungan lapangan di kawasan Solokanjeruk, Rabu (6/5/2026).
Tak hanya pembangunan danau retensi banjir di Sukamanah, Pemkab Bandung juga menggenjot normalisasi Sungai Cisunggalah. Sebanyak 72 jembatan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) tersebut akan dibongkar dan diganti dengan 15 jembatan baru.
Editor : Doni Ramdhani

