Dari SMK Menuju Dunia
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Kepri - Di ruang pelatihan, 20 lulusan SMK sedang menyiapkan lebih dari sekadar keterampilan kerja. Mereka belajar merapikan kamar, melayani tamu, sekaligus mengasah bahasa Inggris sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh, hingga ke Turki.
Langkah itu menjadi bagian dari program SMK Go Global yang digagas untuk menyiapkan lulusan pendidikan vokasi memasuki pasar kerja internasional. Di Kepulauan Riau, program tersebut mulai dijalankan Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Kepri bersama sejumlah pemangku kepentingan.
Kepala BP3MI Kepri Imam Riyadi mengatakan, batch pertama diikuti 20 peserta yang mendapatkan pelatihan housekeeping dan bahasa Inggris. Pelatihan berlangsung selama tiga bulan, lengkap dengan pembiayaan dan uang saku selama mengikuti program.
“SMK Go Global menjadi wujud kolaborasi seluruh stakeholder di Kepri, BP3MI, dan swakelola dengan sekolah swasta yakni Batam Tourism Polytechnic,” ujar Imam di Batam, seperti dikutip dari ANTARA, Rabu (26/8).
Bagi para peserta, tiga bulan tersebut menjadi masa untuk mengubah keterampilan yang mereka miliki menjadi modal yang lebih siap digunakan di negeri orang. Setelah menyelesaikan pelatihan dan memenuhi persyaratan, mereka diproyeksikan ditempatkan bekerja di Turki.
Namun, Turki bukanlah akhir dari perjalanan program ini. BP3MI Kepri berencana membuka dua kelas tambahan untuk bidang housekeeping dan pramusaji. Program tersebut diharapkan terus berjalan sehingga ketika permintaan tenaga kerja dari luar negeri datang, Kepri telah memiliki pekerja yang kompeten.
“Ini harus kita bangun bersama agar ketika ada job order, kita sudah punya tenaga kerja yang kompeten yang bisa ditempatkan di luar negeri,” kata Imam.
Pesertanya sebagian besar merupakan lulusan SMK asal Kepulauan Riau. Meski begitu, lulusan SMA juga memiliki kesempatan mengikuti program tersebut.
Antusiasme terhadap peluang bekerja di luar negeri ternyata cukup besar. Hingga kini, BP3MI Kepri telah menjaring sekitar 2.544 peminat SMK Go Global, dengan 276 orang di antaranya telah melakukan pendaftaran. (gin)
Editor : Inilahkoran

