Dedi Mulyadi Bakal Tarik Kembali Aset yang Dikelola BUMD
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal menarik kembali aset Pemprov Jabar yang gagal dikelola BUMD.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bakal menarik kembali aset Pemprov Jabar yang gagal dikelola BUMD.
Dedi mengatakan, rencana ini selaras dengan hasil rekomendasi BPK RI terkait tata kelola aset investasi dan BUMD yang belum optimal. Terlebih aset milik Pemprov tidak optimal dikelola.
"aset pemerintah itu dimana-mana, tapi manfaatnya yang sampai hari ini itu belum terlihat. Bahkan secara bertahap aset itu hilang. Hilang dari sisi catatan, hilang dari sisi penggunaan," ujar Dedi di Acara Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2024, di DPRD Jabar, Bandung, Senin 26 Mei 2025.
Sebab itu, pihaknya sedang memfokuskan agar aset daerah milk provinsi bisa kembali terutama aset daerah yang sudah berubah menjadi aset BUMD.
"Ini agak berbahaya. Ketika aset berubah ke BUMD, oleh BUMD di BOT-kan, oleh pemegang BOT-nya di pihak ketiga kan lagi," ucapnya.
aset di pihak ketiga ini terus diputar lagi ke pihak lain, hingga akhirnya menyebankan masalah seperti yang terjadi lahan bekas Palaguna Kota Bandung. Karena itu ia berharap komitmennya mendapatkan dukungan dari DPRD Jabar.
"Daripada aset-aset ini dikelola oleh BUMD dan tidak menghasilkan apapun, bahkan dipihak ketigakan, dan yang menikmatinya oknum BUMD dan pihak ketiganya maka saya ingin seluruh aset itu dikembalikan ke provinsi," tuturnya.
Selain itu Dedi juga memastikan langkah audit investigatif untuk melihat apakah negara dirugikan atau tidak, dengan keberadaan BUMD.
"Apakah ada uang yang tidak disetorkan enggak ke kas daerah, sehingga itu nanti dilihat dari hasil audit BPKP," ucapnya.
Dia memastikan, langkah ini sudah disiapkan namun belum akan dijelaskan teknisnya.
"Nanti ada langkah-langkahnya, sudah saya siapin. Cuma enggak saya umumin. Kita lihat saja hasilnya. Kita sedang berjalan," tandasnya.***
Editor : JakaPermana

