Dedi Mulyadi Gas 5 Prioritas Pembangunan Jabar, dari Pendidikan hingga Industri

Gubernur Dedi Mulyadi menetapkan 5 fokus pembangunan Jabar 2026, mulai akses pendidikan hingga penguatan industri.

Dedi Mulyadi Gas 5 Prioritas Pembangunan Jabar, dari Pendidikan hingga Industri
Gubernur Dedi Mulyadi menetapkan 5 fokus pembangunan Jabar 2026, mulai akses pendidikan hingga penguatan industri. (InilahKoran/Yuliantono)

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi memaparkan lima agenda prioritas pembangunan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Jawa Barat 2026 untuk pembangunan tahun 2027 di Gedung Pakuan, Rabu (15/4/2026).

Kelima prioritas tersebut kata Dedi, difokuskan guna menjawab kebutuhan dasar masyarakat Jawa Barat sepanjang 2026, mulai dari pendidikan hingga penguatan sektor industri.

1. Pemerataan Akses Pendidikan

Prioritas pertama adalah pemerataan akses pendidikan bagi seluruh warga hingga jenjang SMA dan SMK. Dedi menekankan dua strategi utama untuk mewujudkannya.

"Agar seluruh masyarakat Jawa Barat bisa bersekolah sampai SMA dan SMK. Dengan dua kebijakan. Satu, membangun ruang kelas baru. Dua, memberikan subsidi pada masyarakat miskin untuk sekolah, baik di negeri maupun swasta," ujar Dedi.

2. Peningkatan Layanan Kesehatan

Fokus kedua menyasar peningkatan layanan kesehatan, khususnya memastikan akses layanan bagi masyarakat tidak mampu. Pemerintah daerah, lanjut Dedi, akan menanggung biaya layanan bagi warga miskin yang belum terdaftar dalam BPJS.

"Nah, sehingga barusan ditandatangani juga, ada mereka yang sudah terjamin lewat BPJS, ada mereka yang belum terjamin. Yang belum terjamin tetapi mereka kategori tidak mampu, mau masuk ke ruang kelas 3 di rumah sakit tertentu yang ditunjuk. Nanti dibiayai pemprov dan pemkab serta pemkot," ucapnya.

3. Percepatan Infrastruktur Dasar

Selanjutnya, prioritas ketiga adalah percepatan pembangunan infrastruktur dasar, meliputi jalan, jaringan irigasi, hingga penyediaan air bersih yang merata.

4. Pertumbuhan Industri

Pada sektor ekonomi, Dedi menempatkan pertumbuhan industri sebagai prioritas keempat. Dia menilai kawasan industri harus terus dikembangkan dengan dukungan konektivitas infrastruktur yang memadai.

"Dari mulai pelabuhan, jalan tol, hingga jalan-jalan yang terakses ke warga. Ini yang menjadi fokus kita, dan pembangunannya tetap memiliki basic pembangunan berbasis kearifan lingkungan," katanya.

5. Pelestarian Lingkungan

Prioritas kelima menekankan keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Dedi memastikan pembangunan tidak mengorbankan keasrian desa, kawasan pesisir, maupun wilayah pegunungan.

"Sehingga desa-desa harus terpertahankan keasriannya. Kemudian wilayah-wilayah pesisir harus terjaga, wilayah pegunungan harus terjaga dengan akses transportasi darat yang memadai, terkoneksi dari mulai pusat kota sampai ke pelosok desa," tuturnya.

Dia pun menegaskan pentingnya konektivitas antarwilayah di Jawa Barat, mulai dari kawasan utara hingga selatan dan barat hingga timur.

"Dari mulai Depok, Bekasi sampai ke Pangandaran, dari mulai Cirebon sampai ke Bogor dan Sukabumi. Jadi semuanya terkoneksi, ini yang menjadi harapan aku," tegasnya. ***


Editor : Gin gin T Ginulur