Mohon Keringanan, Resbob Minta Maaf ke Dedi Mulyadi dan Ingin Kuliah Adat Sunda
Resbob minta maaf ke Dedi Mulyadi! Ngaku kena DO dari kampus lama, terdakwa ujaran kebencian ini pengin kuliah adat Sunda di Unpas. Simak faktanya!
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Terdakwa kasus ujaran kebencian, Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob, mulai menunjukkan sikap melunak.
Setelah menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Senin (30/3/2026), dia menyampaikan maaf secara terbuka kepada Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Wagub Erwan Setiawan.
"Kepada Gubernur Dedi, kepada Wagub juga, Pak Erwan. Kepada Kang Dedi saya mohon permohonan maaf saya ini bisa diterima, bisa diberi keringanan karena saya telah melakukan proses hukum ini dengan baik dan menjalani hukuman juga," kata dia.
Menurutnya, orang yang melakukan kesalahan memang tidak dapat dibenarkan. Namun bila ada seseorang yang mau belajar dari kesalahan, maka permohonan maafnya diterima.
"Sehingga ya kalau ada orang salah jangan dibenarkan tapi ketika ada yang mau belajar dari kesalahannya maka harus dimaafkan," ucapnya.
Menariknya, Resbob menyampaikan salah satu keinginannya setelah proses hukum selesai yakni melanjutkan kuliah di Universitas Pasundan (Unpas) Kota Bandung.
"Pasti ingin kuliah lagi, setelah di, karena saya udah di DO dari universitas wijayakusuma Surabaya saya berniat untuk masuk kuliah di Universitas Pasundan (Unpas)," ujarnya.
Resbob menyampaikan alasan memilih kuliah di Bandung karena ingin mempelajari adat Sunda. "Saya ingin dididik dengan adat Sunda. Itu bagian dari keinginan saya setelah semua," tutupnya.***
Editor : Gin gin T Ginulur

