Dedi Mulyadi Klaim, Pemberdayaan Masyarakat untuk Tanam Pohon Bakal Tekan Kemiskinan, Rencana Gelontorkan Rp1 Triliun pada 2027
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, memberdayakan masyarakat untuk menanam pohon merupakan salah satu strategi pemerintah provinsi dalam menekan angka kemiskinan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan, memberdayakan masyarakat untuk menanam pohon merupakan salah satu strategi pemerintah provinsi dalam menekan angka kemiskinan.
Dedi Mulyadi mengatakan, nantinya masyarakat akan memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap. Sebab masing-masing akan mengelola dan bertanggungjawab terhadap penanaman dan pemeliharaan pohon minimal dua hektare per orang.
"Ini program kita. Ini harus dilakukan untuk menurunkan angka kemiskinan," ujar Dedi dalam Rapat Koordinasi Penanganan Banjir Bandung Raya di IPDN, Jatinangor, Sumedang, Selasa 9 Desember 2025.
Sebab selama ini, kata dia, kenapa kemiskinan masih tinggi di Jabar karena petani di perkebunan hanya dibayar Rp30 ribu per hari. Sementara dari program Pemprov ini, mereka akan mengantongi Rp50 ribu per hari untuk menanam dan memelihara pohon di lahan yang telah disediakan.
"Oleh kita nanti dikasih stimulus penyelesaian dengan cara menanam pohon teh, pohon hutan. Sebulan mendapat upah Rp1,5 juta," ucapnya.
Dedi pun optimistis bila nanti Pemprov Jabar mengucurkan Rp1 triliun di 2027 dalam program ini, maka angka kemiskinan di Jawa Barat akan turun.
"Saya berani taruhan. Jadi ilmunya itu. Daripada dikasih Bansos, malah jadi malas. Jadi ini strategi kita," katanya.
Sebelumnya, Dedi menggagas program untuk memberdayakan masyarakat petani, menanam pohon di lahan kritis. Mereka masing-masing akan diberi lahan sekitar dua hektare, untuk menanam dan mengurus hingga lahan tersebut kembali hijau.
Upaya ini dilakukan dalam rangka untuk mengembalikan fungsi hutan, guna meminimalisir bencana hidrometeorologi di Jawa Barat.
Editor : Doni Ramdhani
