2.887 Lowongan Kerja Dibuka di Bekasi, Dedi Mulyadi Soroti Pengangguran Warga Lokal

Sebanyak 2.887 lowongan kerja tersedia melalui Bursa Kerja Online di Bekasi. Dedi Mulyadi menyoroti pengangguran warga lokal di tengah banyaknya industri

2.887 Lowongan Kerja Dibuka di Bekasi, Dedi Mulyadi Soroti Pengangguran Warga Lokal
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID – Tingginya angka pengangguran di Kota Bekasi menjadi pekerjaan rumah di tengah keberadaan lebih dari 1.500 perusahaan industri. Untuk memperluas kesempatan kerja, Pemerintah Kota Bekasi bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadirkan 2.887 lowongan melalui Bursa Kerja Online Edisi #6.

Bursa kerja tersebut digelar di PT Metindo Erasakti, Jalan Raya Narogong KM 12,5, Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, Senin (26/10/2026). Sebanyak 23 perusahaan berpartisipasi dengan menawarkan 68 posisi dan total 2.887 kesempatan kerja.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menilai pengangguran masih menjadi tantangan serius bagi Kota Bekasi. Keberadaan ribuan perusahaan industri belum sepenuhnya menjawab persoalan penyerapan tenaga kerja, terutama bagi warga setempat.

"Tantangan terberatnya bagi Bekasi adalah angka pengangguran, terutama warga setempat, yang masih relatif tinggi," ujar Dedi saat membuka bursa kerja tersebut.

Menurut Dedi, perluasan akses informasi menjadi salah satu langkah untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Pemerintah kabupaten dan kota didorong memanfaatkan kanal digital, termasuk media sosial, agar informasi lowongan menjangkau masyarakat lebih luas.

"Caranya adalah membuka ruangan kerja online. Setelah itu, dilanjutkan kepala daerah kabupaten kota, bisa pakai media sosial TikTok pemerintah daerah. Agar masyarakat punya akses terhadap pemerintah," ucapnya.

Melalui platform digital, masyarakat diharapkan dapat mengetahui peluang kerja sekaligus mengakses proses rekrutmen tanpa bergantung pada perantara.

Ribuan Lowongan Tersedia, Termasuk Pekerjaan di Luar Negeri

Bursa Kerja Online Edisi #6 menawarkan kesempatan kerja dari berbagai sektor dan tingkat pendidikan. Salah satu perusahaan dengan kebutuhan tenaga kerja terbesar adalah PT Alzubara Manpower Indonesia, yang membuka 1.181 posisi di sektor hospitalitas dan otomotif.

Lowongan tersebut terbuka bagi lulusan minimal SMA/SMK, dengan proses seleksi meliputi wawancara dan tes kesehatan.

Sementara itu, PT Bina Adidaya Mandiri Internasional menawarkan 377 posisi, sedangkan PT Bahana Putra Abadi membuka 304 posisi dengan penempatan di Bekasi, Indramayu, dan Cirebon.

Peluang kerja juga tersedia bagi masyarakat yang berminat bekerja di luar negeri. Sejumlah lowongan menawarkan penempatan di Turki, Taiwan, dan China.

Melalui PT Bahana Prestasi, misalnya, tersedia lowongan di Taiwan untuk posisi housekeeping, kitchen steward, dan tukang las. Kisaran gaji yang ditawarkan mencapai Rp10 juta hingga Rp15 juta. Calon pekerja juga akan mendapatkan pelatihan bahasa sebelum diberangkatkan.

Tri Adhianto Ingatkan Pencari Kerja Waspadai Calo

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengapresiasi tingginya respons masyarakat terhadap bursa kerja yang diselenggarakan secara daring tersebut.

Menurut Tri, antusiasme pencari kerja terlihat dari sejumlah posisi yang jumlah pendaftarnya telah melampaui kapasitas lowongan yang tersedia.

"Walaupun baru beberapa hari, ternyata para pencari kerja cukup responsif. Jadi dibuktikan di beberapa lowongan justru sudah overload, terkait dengan jumlah yang ditawarkan dengan jumlah yang mendaftarkan," ujarnya.

Tri menegaskan, bursa kerja tidak sekadar mempertemukan perusahaan dengan pencari kerja. Pemerintah juga ingin memastikan proses perekrutan berlangsung transparan dan masyarakat terhindar dari penipuan.

"Hari ini sudah tidak ada lagi melalui calo. Beberapa waktu lalu ada warga yang merasa tertipu, bukan hanya warga Kota Bekasi, tetapi warga di luar Kota Bekasi," katanya.

Selain mendorong rekrutmen tanpa perantara, bursa kerja tersebut menjadi sarana bagi masyarakat untuk memeriksa informasi lowongan, termasuk kesempatan bekerja di luar negeri. Dengan demikian, pencari kerja diharapkan lebih cermat dalam memilih perusahaan dan memahami proses penempatan kerja.

Tri menambahkan, variasi lowongan menjadi salah satu keunggulan kegiatan tersebut karena tidak hanya menyasar lulusan perguruan tinggi.

"Dari sisi tingkat pendidikan sangat bervariasi. Ada yang SD, SMP, SMK, SMA, termasuk Sarjana. Usia juga sampai 45 tahun. Ini menjadi momentum buat para pencari kerja," tambahnya.

Pemprov Jabar Dorong Perusahaan Manfaatkan Nyari Gawe

Kepala Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Barat I Gede Agung Kim Fajar Wiyati Oka mengatakan, jumlah lowongan kerja yang dihimpun melalui berbagai kegiatan bursa kerja menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan pelaksanaan bursa kerja di Karawang yang menawarkan 1.400 lowongan. Sepekan kemudian, Bursa Kerja Online kembali menghadirkan tambahan 844 lowongan kerja.

"Alhamdulillah dari sekarang memang lowongan kerja itu cenderung meningkat. Tergantung kabupaten dan kotanya siap atau tidak melaksanakan job fair secara berkala. Seperti kemarin di Karawang sudah melaksanakan job fair 1.400 loker. Kemudian seminggu kemudiannya kita melaksanakan bursa kerja online ini jadi masih ada tambahan 844 loker, lagi," jelasnya.

Menurut Gede, penyelenggaraan bursa kerja secara berkala di tingkat kabupaten dan kota menjadi salah satu faktor penting untuk memperluas akses informasi kesempatan kerja.

Ia juga meminta perusahaan aktif memanfaatkan platform Nyari Gawe milik Pemprov Jabar dengan memasukkan informasi lowongan yang tersedia. Langkah tersebut diharapkan mempermudah masyarakat mengakses peluang kerja secara lebih luas.

Pemprov Jabar berharap pemanfaatan platform digital dan penyelenggaraan bursa kerja secara berkala dapat mempertemukan kebutuhan industri dengan ketersediaan tenaga kerja, sekaligus memperluas kesempatan bagi warga lokal untuk memperoleh pekerjaan.


Editor : Ahmad Sayuti