Dedi Mulyadi Minta Arsitek Baru Rancang Ulang Stadion Sport Jabar Arcamanik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menyiapkan arsitek baru guna merancang ulang Stadion Sport Jabar Arcamanik.

Dedi Mulyadi Minta Arsitek Baru Rancang Ulang Stadion Sport Jabar Arcamanik
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) untuk menyiapkan arsitek baru guna merancang ulang Stadion Sport Jabar Arcamanik.

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menaruh perhatian serius terhadap kondisi Stadion Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, yang dinilai belum optimal sebagai pusat aktivitas olahraga masyarakat.

Ia menilai, fasilitas yang seharusnya menjadi ruang pembinaan atlet dan kegiatan generasi muda itu membutuhkan penataan ulang secara menyeluruh agar lebih fungsional dan tepat guna.

Untuk itu, Dedi meminta Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat segera bergerak cepat melakukan pembenahan, termasuk menggandeng arsitek baru yang mampu merancang ulang kawasan stadion dengan pendekatan yang lebih modern dan efisien.

“Saya minta Kadispora cari arsitek baru untuk menata stadion ini agar bisa digunakan dengan baik untuk kegiatan anak-anak kita,” ujar Dedi dikutip Selasa 31 Maret 2026.

Penataan ulang ini, menurut Dedi, bukan semata soal estetika, melainkan memastikan fungsi utama stadion sebagai ruang publik benar-benar berjalan. Ia menekankan pentingnya menghadirkan fasilitas olahraga yang layak, aman, dan mudah diakses masyarakat.

Lebih jauh, Dedi ingin seluruh aset olahraga milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak sekadar berdiri sebagai infrastruktur, tetapi hidup dan dimanfaatkan secara maksimal oleh warga.

“Saya ingin seluruh fasilitas olahraga menjadi fasilitas yang istimewa. Tidak harus mewah, tapi bisa digunakan dengan baik,” ucapnya.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari dorongan Pemprov Jabar untuk memperkuat ekosistem olahraga daerah, mulai dari pembinaan usia dini hingga peningkatan kualitas sarana pendukung atlet.

Dengan penataan yang tepat, Stadion Arcamanik diharapkan tidak hanya menjadi venue pertandingan, tetapi juga pusat aktivitas olahraga masyarakat yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.***


Editor : JakaPermana