Dedi Mulyadi Tegaskan Keisha Tetap Kuliah, Bantah Isu Terpuruk Akibat Video Viral

Dedi Mulyadi membantah kabar Keisha, mahasiswi Unpad, tertekan dan malas kuliah usai videonya viral. Dedi pastikan biaya kuliahnya hingga lulus.

Dedi Mulyadi Tegaskan Keisha Tetap Kuliah, Bantah Isu Terpuruk Akibat Video Viral
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi

INILAHKORAN.ID - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara, terkait kabar yang menyebut Keisha, mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) jurusan Ilmu Pemerintahan, mengalami tekanan hingga kehilangan semangat kuliah setelah videonya viral di media sosial.

Dedi memastikan, informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Ia menegaskan Keisha masih aktif menjalani perkuliahan dan dalam keadaan baik.

Pernyataan itu disampaikan Dedi, setelah berkomunikasi langsung dengan Keisha menyusul ramainya perbincangan publik mengenai potongan video saat mahasiswi tersebut bertemu dengannya pada kegiatan mahasiswa baru.

"Saya ingin menyampaikan bahwa informasi, narasi yang mengatakan Keisha mahasiswa Unpad jurusan Ilmu Pemerintahan yang bertemu dengan saya saat maba dan melakukan over-sharing dalam keadaan sakit, malas kuliah gara-gara ucapan saya yang dianggap merendahkan jurusan yang dia tekuni, itu adalah berita yang tidak benar," ujar Dedi, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, polemik yang berkembang berawal dari cerita pribadi Keisha yang disampaikan secara terbuka saat pertemuan tersebut. Namun, ia menilai narasi yang beredar kemudian berkembang jauh dari fakta yang sebenarnya.

Dedi mengungkapkan, Keisha bahkan menyampaikan keberatannya atas maraknya unggahan ulang video yang telah dipotong-potong dan terus beredar di berbagai platform media sosial.

"Dia meminta agar warganet tidak terus-menerus memotong video, baik yang di-upload sendiri maupun yang diambil dari potongan-potongan video orang lain," ucapnya.

Ia menilai, Keisha saat itu hanya menyampaikan pengalaman hidupnya secara jujur dan spontan. Karena itu, Dedi meminta publik tidak terus memperbesar persoalan yang berpotensi menambah tekanan bagi mahasiswi tersebut.

Dalam komunikasi yang sama, Dedi mengungkapkan Keisha juga sempat menyampaikan kekhawatiran terkait keberlangsungan bantuan biaya kuliahnya di masa depan.

"Yang kedua, dia minta pada saya agar nanti apabila suatu saat dia jatuh cinta, uang kuliahnya jangan dicabut," katanya.

Menanggapi hal itu, Dedi memastikan bantuan pendidikan untuk Keisha telah dijamin hingga tuntas menempuh studi di perguruan tinggi. Bahkan, dukungan biaya yang semula diberikan untuk lima semester kini telah diperluas hingga delapan semester.

"Saya sampaikan uang kuliahnya kan enggak mungkin dicabut, karena sudah dibayarin untuk lima semester, bahkan sudah saya genapkan menjadi delapan semester. Sehingga dia biaya kuliahnya sudah selesai," ungkapnya.

Dedi berharap, Keisha tetap fokus mengejar pendidikan dan tidak larut dalam berbagai opini yang berkembang di ruang digital.

"Untuk Keisha, selamat untuk terus menempuh pendidikan, tetap semangat, dan harus punya mental yang baja," ujarnya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan moral kepada Keisha, bukan justru memperpanjang polemik yang dapat berdampak pada kondisi psikologis mahasiswa tersebut.

"Pada seluruh warganet, kita pahami ini namanya juga masih muda, punya mental yang labil, dan harus kita support dia untuk terus bisa berkuliah dengan baik," pungkasnya. 


Editor : Ahmad Sayuti