Dedi Mulyadi Tekankan Kolaborasi dengan Pemerintahan Daerah
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menginginkan Kabupaten Cirebon menjadi daerah pariwisata unggulan seperti Yogyakarta dengan menjunjung tinggi potensi dan kearifan l
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Gubernur Jabar Dedi Mulyadi menginginkan Kabupaten Cirebon menjadi daerah pariwisata unggulan seperti Yogyakarta dengan menjunjung tinggi potensi dan kearifan lokal.
Dedi Mulyadi menilai, Kabupaten Cirebon memiliki beragam potensi wisata yang belum dimaksimalkan, mulai dari sektor budaya, sejarah hingga kuliner khas daerah.
Menurutnya, pengembangan sektor pariwisata harus dilakukan dengan tetap menjaga nilai-nilai kearifan lokal agar identitas daerah tidak hilang dan justru menjadi daya tarik utama bagi wisatawan.
“Kabupaten Cirebon ini punya kekuatan besar dari sisi budaya dan sejarah. Tinggal bagaimana kita mengelolanya secara konsisten seperti yang dilakukan Yogyakarta,” kata Dedi Mulyadi, Kamis (30/3/2026).
Dia juga mengingatkan, keberhasilan sebuah destinasi wisata tidak hanya bergantung pada pembangunan fisik, tetapi juga pada komitmen dalam melestarikan tradisi lokal.
Pada momentum Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Dedi mengungkapkan komitmennya untuk mendorong terwujudnya konsep pariwisata setara Yogyakarta di wilayah tersebut pada 2027 mendatang.
“Kalau infrastrukturnya sudah merata, maka berikutnya adalah bagaimana mengisi dengan konten budaya dan aktivitas pariwisata yang hidup,” ujarnya.
Dia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mengembangkan potensi wisata secara berkelanjutan. Pemerintah daerah diminta untuk lebih aktif dalam meningkatkan promosi serta memperkuat infrastruktur penunjang.
Dia menambahkan, keterlibatan masyarakat dinilai menjadi kunci agar sektor pariwisata mampu memberikan dampak ekonomi secara langsung.
"Dengan konsep berbasis potensi dan kearifan lokal, Kabupaten Cirebon diharapkan mampu menjadi destinasi unggulan di Jawa Barat dan sejajar dengan daerah wisata nasional lainnya," tukasnya.
Editor : Doni Ramdhani

