Dedie-Jenal Kawal Langsung Persiapan Operasional Pasar Jambu Dua dan Gembrong Sukasari
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Wakilnya Jenal Mutaqin meminta agar segala aspek persyaratan dan kelengkapan, baik teknis dan administrasi, Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua sudah dilengkapi sebelum dilakukan peresmian.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim didampingi Wakilnya Jenal Mutaqin meminta agar segala aspek persyaratan dan kelengkapan, baik teknis dan administrasi, Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua sudah dilengkapi sebelum dilakukan peresmian.
Dedie menuturkan, pihaknya telah menggelar rapat persiapan peresmian Pasar Gembrong Sukasari dan Pasar Jambu Dua. Tentunya dalam rapat dihadiri pengembang, Direksi Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ) dan perangkat daerah terkait.
"Tentu ada beberapa hal dukungan dari Pemkot juga, seperti akses jalur angkot, penerangan jalan umum, pedestrian, saluran air termasuk juga urusan pengelolaan sampah," ungkap Dedie pada Kamis 19 Juni 2025.
Dedie meminta, agar Perumda PPJ kembali melakukan komunikasi yang efektif dengan pedagang Pasar Bogor untuk juga diberikan keringanan, prioritas atau alternatif lain yang memudahkan.
"Karena memang perencanaan untuk pembangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor itu bukan sebuah perencanaan yang tiba-tiba, tapi sudah jauh-jauh hari," terangnya.
Dedie menjelaskan, pembangunan Pasar Bogor dan Plaza Bogor ini juga sesuai dengan rekomendasi-rekomendasi yang harus dijalankan termasuk rekomendasi dari BPK.
Sementara itu, Dirut Perumda PPJ, Jenal Abidin mengatakan, pihaknya terus berkomunikasi dan memonitor kesiapan dua pasar ini untuk segera diresmikan dan menerima pedagang dari Pasar Bogor.
"Ini bertahap. Jadi sekarang prosesnya sudah kurang lebih ada 157 yang sudah booking di Jambu Dua dan 130 di Pasar Sukasari," ungkap Jenal.
Terkait prioritas dan kemudahan yang diminta oleh Wali Kota Bogor, Jenal Abidin mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan pengembang dan jajaran direksi yang juga akan memberikan skema khusus untuk memudahkan pedagang dari sisi pembiayaan menempati kios atau los.
"Kami menyiapkan skema terbaik untuk pencicilan. Kemudian disini juga DP bisa dicicil. Kemudian booking fee di Jambu Dua dan Sukasari saja sudah boleh. Kemudian proses pencicilan ada skema khusus, yang sudah disiapkan," jelas Jenal.
Jenal memastikan bahwa konsep tersebut sudah dijalankan dan pedagang Pasar Bogor sudah bisa pindah ke Pasar Jambu Dua dan Sukasari.
"Cicilan pembayarannya itu untuk 20 tahun. Per bulannya bisa cicil. Per harinya tidak mencapai Rp20 ribu. Untuk kios pun sama, per hari itu hanya Rp29 ribu. Bahkan di Jambu Dua ini bisa sewa bulanan. Ada Rp25 ribu per harinya," pungkasnya.
Editor : Doni Ramdhani

