Dehidrasi! Berikut 4 Tanda Bahaya Ibu Menyusui Harus Berhenti Puasa Ramadan
Ada beberapa tanda bahaya yang harus diperhatikan saat ibu menyusui memutuskan untuk puasa selama bulan Ramadan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Saat ini mungkin banyak ibu menyusui yang merasa galau terkiat puasa Ramadan, apakah dia harus ikut berpuasa atau tidak.
Dalam ajaran islam, ibu menyusui mendapat keringanan untuk tidak berpuasa selama bulan Ramadan, jika ada resiko bagi ibu atau bayi.
puasa Ramadan dapat diganti dilain waktu dengan mengqhada atau membayar fidyah atau sesuai anjuran ulama setempat.
Akan tetapi jika ibu menyusui merasa mampu untuk berpuasa, Anda perly memperhatian beberapa tanfa bahaya di bawah ini.
Hal ini agar kondisi ibu selama puasa Ramadan tetap sehat dan bayi tidak menjadi rewel karena ASI berkurang.
Tanda bahaya ibu menyusui saat puasa
1. Sakit kepala parah hampir pingsan atau bahkan sampai mengalami pingsan.
2. Dehidrasi pada ibu menyusui, urine sangat sedikit, mulut kering, denyut nadi cepat.
3. Penurunan signifikan dapam produksi ASI, tidak hanya dari frekuensi BAK yang menurun, namun waspada juga jika bayi rewel, urune pekat, feses lebih cair dan bayi lebih sulit tidur.
4. bayi menunjukkan tanda-tanda dehidrasi, buang air kecil kurang dari 6 kali dalam 24 jam, penurunan berat badan yang signifikan.***
Editor : Irma Nurfajri


