Demo di Irak: Mati untuk Amerika
Puluhan ribu orang turun ke jalan di Baghdad untuk memprotes pembunuhan pemimpin militer Iran dan pemimpin militer Irak, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat. Peristiwa itu telah meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Baghdad--Puluhan ribu orang turun ke jalan di Baghdad untuk memprotes pembunuhan pemimpin militer Iran dan pemimpin militer Irak, yang tewas dalam serangan udara Amerika Serikat. Peristiwa itu telah meningkatkan ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Perdana Menteri Irak Adel Abdul Mahdi bergabung dengan demonstran yang meneriakkan "Mati Untuk Amerika" dan "Amerika adalah Setan Besar."
Di antara para demonstran tampak banyak pria berseragam militer hitam. Mereka adalah pendukung setia dari Jenderal Qassem Soleimani, pemimpin Pasukan Kuds Iran, yang tewas dalam serangan udara pada Jumat pekan lalu di bandara Baghdad.
Pada Sabtu (4/1/2020), jenazah Soleimani dibawa ke Khuzestan, Iran, dan Minggu ke kota suci Shiah Mashad, kemudian ke Teheran sebelum dia dimakamkan pada Selasa (7/1/2020) di kota asalnya, Kerman. (inilah.com)
Editor : JakaPermana


