Di Balik Gempita Jonggol Jadi Ibu Kota Bogor Timur, Janji Ridwan Kamil Berbekas Luka

Ternyata, Ridwan Kamil dianggap meninggalkan luka bagi masyarakat Jonggol, wilayah yang bakal dijadikan Kabupaten Bogor Timur.

Di Balik Gempita Jonggol Jadi Ibu Kota Bogor Timur, Janji Ridwan Kamil Berbekas Luka
Ternyata, Ridwan Kamil dianggap meninggalkan luka bagi masyarakat Jonggol, wilayah yang bakal dijadikan Kabupaten Bogor Timur.

INILAHKORAN.ID- Rupanya, ada cerita di balik ramainya pemberitaan Kecamatan Jonggol sebagai Ibu Kota Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bogor Timur. Ada janji berbekas luka yang ditinggalkan Ridwan Kamil.

Masyarakat Kecamatan Jonggol rupanya memendam kecewa atas jejak Ridwan Kamil semasa menjabat Gubernur Jawa Barat periode 2018-2023.

Pada tahun 2019, masyarakat Kecamatan Jonggol kecewa rencana Ridwan Kamil merevitalisasi alun-alun Jonggol tak kunjung terjadi lantaran anggaran dialihkan untuk revitalisasi Setu Ciri Mekar, Cibinong.

Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Bogor Beben Suhendar mengulas 'luka lama' itu. Dia mengaku jadi pihak yang juga kecewa karena bantuan keuangan Pemprov Jabar sebesar Rp15 miliar batal digunakan untuk merevitalisasi alun-alun di Jonggol.

Pada akhirnya, rencana revitalisasi alun-alun Jonggol pun tak kunjung nyata hingga tahun 2025 ini.

Menurut Beben Suhendar rencana revitalisasi Alun-alun Jonggol, sudah diajukan kepada Ahmad Heryawan ketika menjabat Gubernur Jabar.

Lalu ketika Ridwan Kamil masih menjadi Calon Gubernur, turut menyetujui rencana masyarakat Jonggol untuk melanjutkan revitalisasi itu.

Namun janji tinggal janji. Ketika Emil-sapaan Ridwan Kamil- terpilih menjadi Gubernur Jabar, anggaran tersebut dialihkan untuk merevitalisasi Alun-alun Cirimekar Cibinong.

"Hingga saat ini, saya masih kecewa dan kesal kalau mengingat kejadian Tahun 2019 lalu, karena revitalisasi alun-alun Jonggol hingga kini belum juga terwujud," kata Beben Suhendar kepada wartawan, Rabu 31 Desember 2025.

Beben Suhendar menuturkan, bahwa pada APBD Perubahan Tahun 2025, ia sudah mengajukan ke DPKPP untuk membuat DED Revitalisasi alun-alun Jonggol.

Tak hanya itu, Anggota DPR RI asli Jonggol, Mulyadi pun dikabarkan sedang mengajukan revitaliasi itu ke pemerintah pusat.

"Rencananya, pada pada Revitaliasi dari APBN tersebut, alun-alun Jonggol bakal dibangun hingga 3 lantai," tutur politisi Partai Gerindra tersebut.

Seperti diketahui, Pemkab Bogor menetapkan Kecamatan Jonggol dan Kecamatan Sukamakmur menjadi ibukota Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Bogor Timur.

Kepala Badan Perencana Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappeda Litbang) Kabupaten Bogor Bambam Setia Aji mengatakan, Pemkab Bogor sedang menyiapkan lahan seluas 50 hektare untuk kompleks Pemerintahan Kabupaten Bogor Timur.

Lahan tersebut, berada di dua kecamatan yaitu Sukamakmur dan Jonggol. Dua kecamatan tersebut dipersiapkan menjadi ibu kota Kabupaten Bogor Timur.

"Kami sudah menyiapkan lahan seluas 56 hektare di kecamatan  Sukamakmur dan Jonggol, untuk menjadi komplek perkantoran pemerintahan Kabupaten Bogor Timur," kata Bambam Setia Aji kepada wartawan, Senin 29 Desember 2025.

Bambam menuturkan, pada 2026 lahan tersebut akan dilakukan proses cut and fill lalu Pemkab Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum akan membangun infrastruktur jalannya.

"Pembangunan jalan kami lakukan tahun depan, di titik calon ibu kota Kabupaten Bogor Timur. Pembangunan komplek pemerintahan daerah atau kota baru akan kami lakukan secara bertahap," tuturnya.***


Editor : Bsafaat