Dikeroyok Sekelompok Lelaki di Satu Desa, Korban Melapor Ke Polres Bogor
Penyerangan antar kampung yang berujjng pengeroyokan di Kampung Cikadu, Babakan Nagka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang terjadi pada Hari Sabtu tanggal 5 Juli 2025 berujung pada Laporan Polisi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bogor - penyerangan antar kampung yang berujjng pengeroyokan di Kampung Cikadu, Babakan Nagka, Gunung Putri, Kabupaten Bogor yang terjadi pada Hari Sabtu tanggal 5 Juli 2025 berujung pada Laporan Polisi.
AS selaku korban pengeroyokan, warga Kampung Cikadu, dengan ditemani sejumlah penasehat hukumnya daru Sembilan Bintang and Partner itu pun membuat laporan ke Polres Bogor.
"Hari ini, kami telah resmi mendampingi korban penyerangan yang brutal dan tidak beradab di Kampung Cikuda, Desa Bojongnangka, Bogor, laporan telah diterima oleh Polres Bogor dng korban (pengeroyokan) diduga lebih dari 1 orang dan pelaku lebih dari 30 orang" kata Advokat Sembilan Bintang & Partner, Dita Aditya kepada wartawan, Minggu, 13 Juli 2025.
Dita Aditya itu menuturkan, bahwa laporan polisi tersebut ditujukan terhadap semua orang yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
"Terlapor dalam hal ini ini semuanya, dan pastinya aktor intelektualnya perlu dikejar dan dilakukan penangkapan secepatnya oleh pihak Sat Reskrim Polres Bogor," tutur Dita Aditya.
Adapun pasal yang diterapkan dalam permasalahan tersebut yaitu terkait dengan kekerasan terhadap orang atau barang, dan/atau penganiayaan dan/atau pengrusakan sebagaimana pasal 170 KUHP dan/atau pasal 351 KUHP dan/atau 406 KUHP dengan ancaman pidana lebih dari 5 (lima) tahun.
Ia juga menyampaikan, bahwa momen pergantian Kapolres Bogor saat ini menjadi momentum yang tepat untuk membuktikan Bogor bebas dari premanisme.
"Arahan bapak Presiden Prabowo Subianto jelas, brantas premanisme, permasalahan yang ada di Kampung Cikuda, Desa Bojongnangka, Gunung Putri menjadi tamparan bagi Kapolres Bogor yang baru dan diketahui mantan Ajudan Kapolri tersebut perlu keseriusannya dalam mewujudkan semangat Presiden," paparnya.
Sebelumnya, terjadi penyerangan yang terjadi di Kampung Cikuda yang diduga dilakukan oleh sekumpulan lelaki yang masih dalam satu desa, penyerangan tersebut dilakukan terhadap rumah korban dengan membawa senjata tajam dan melakukan pengerusakan.
"Semoga dengan laporan peristiwa ini, menjadi pelajaran bagi para pelaku, dan tidak terjadi lagi aksi kekerasan di Kampung Cikuda Desa Bojongnangka," tukas Adit. (Reza Zurifwan)
Editor : Ahmad Sayuti


