Dinas Koperasi Validasi Data UMKM Terdampak Pembangunan BRT Kota Bandung
Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung tengah memvalidasi data pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak rencana pembangunan bus rapid transit (BRT) di Kota Bandung.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung tengah memvalidasi data pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang terdampak rencana pembangunan bus rapid transit (BRT) di Kota Bandung.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Kota Bandung Budhi Rukmana mengatakan, data awal berasal dari Kementerian Perhubungan bekerja sama dengan penanggung jawab terkait.
“Data yang kami terima masih bersifat sementara, dan perlu diverifikasi agar akurat sebelum sosialisasi dilakukan. Kami ingin memastikan semua pelaku UMKM yang terdampak mendapatkan informasi yang tepat,” kata Budhi Rukmana pada Sabtu 1 November 2025.
Ia menjelaskan, lokasi sosialisasi telah disiapkan. Namun pelaksanaannya menunggu data final mengenai UMKM terdampak. “Kami sudah menyiapkan tempat sosialisasi. Tetapi jadwal pastinya akan mengikuti finalisasi data,” ucapnya.
Mengenai titik-titik pembangunan BRT, Budhi menyarankan masyarakat memperoleh informasi lebih rinci dari Dinas Perhubungan. Meski demikian, Dinas Koperasi akan ikut dalam sosialisasi bersama Dinas Perhubungan dan Kementerian Perhubungan.
Pihaknya berharap, sosialisasi yang melibatkan berbagai pihak dapat meminimalkan dampak pembangunan BRT terhadap UMKM sekaligus memberikan kepastian bagi para pelaku usaha.
“Kami ingin pelaku UMKM merasa dilibatkan dan mendapat perlindungan yang memadai selama proses pembangunan berlangsung. Dengan pendekatan ini, pemerintah kota berupaya menjaga kelangsungan usaha kecil di tengah transformasi transportasi publik yang sedang digalakkan," ujar dia.
Editor : Firda Rachmawati

