Dinkes Jabar Minta Pemerintahan Kabupaten/Kota Siaga Arus Mudik Lebaran

Kepala Dinkes Jabar Vini Adiani Dewi meminta pemerintahan kabupaten/kota siaga arus mudik Lebaran menjelang momen pelaksanaan yang diperkirakan dimulai pada 6 April mendatang.

Dinkes Jabar Minta Pemerintahan Kabupaten/Kota Siaga Arus Mudik Lebaran
Dinkes Jabar mengharapkan, fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit dan pos kesehatan di titik rawan rute arus mudik pun harus sudah siap siaga arus mudik Lebaran. Itu dilakukan guna mengantisipasi kejadian tidak terduga selama prosesnya berlangsung. Demikian pula pada arus balik lebaran, yang diperkirakan berlangsung mulai 16 April kelak. (ilustrasi/net)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinkes Jabar Vini Adiani Dewi meminta pemerintahan kabupaten/kota siaga arus mudik Lebaran menjelang momen pelaksanaan yang diperkirakan dimulai pada 6 April mendatang.

Dinkes Jabar mengharapkan, fasilitas kesehatan seperti Puskesmas, rumah sakit dan pos kesehatan di titik rawan rute arus mudik pun harus sudah siap siaga arus mudik Lebaran. Itu dilakukan guna mengantisipasi kejadian tidak terduga selama prosesnya berlangsung. Demikian pula pada arus balik lebaran, yang diperkirakan berlangsung mulai 16 April kelak.

"Jadi memang kami (Dinkes Jabar) sudah terbiasa untuk melakukan kegiatan-kegiatan tim kesehatan siaga arus mudik Lebaran pada liburan Lebaran ini di beberapa fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satunya di jalan tol, rest area," ujar Vini di Kota Bandung baru-baru ini.

Sekitar 406 Puskesmas dan 97 rumah sakit yang ada di jalur lintasan mudik dan tempat wisata imbuh Vini, harus siap melayani masyarakat. Dimana pelayanan harus siaga 24 jam dalam libur lebaran kali ini.

"Maka Puskesmas, posko, serta rumah sakit melakukan piket. Jadi mereka tidak tutup," ucapnya.

Disinggung mengenai jumlah posko kesehatan yang disediakan sepanjang ruas jalan mudik, Vini mengaku tengah menunggu rapat koordinasi dalam menyiapkan hal tersebut sesuai instruksi Kementerian Kesehatan.

Hanya saja dia memastikan, prosesnya tidak akan jauh berbeda seperti pelaksanaan lebaran sebelumnya. Dimana melibatkan sejumlah stakeholders dalam pengamanan mudik.

"Alhamdulillah makin hari, banyak sekali kolaborasi. Polda, Dinas Perhubungan dan TNI. Kami mengadakan tenda bersama, dimana didalamnya ada tempat istirahat sampai tempat bermain anak. Selain pemeriksaan kesehatan, ada tim akupuntur. Jadi memang sudah terbiasa diadakan kegiatan di posko arus mudik dan arus balik," pungkasnya. (yuliantono)


Editor : Doni Ramdhani