Dishub Kabupaten Bogor Kejar Target Peresmian Beroperasinya Bus BTS

Dinas Perhubungan (Dishub Kabupaten Bogor terus berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk bisa meresmikan beroperasinya angkutan umum bus Buy The Service (BTS) di akhir Bulan Februari ini.

Dishub Kabupaten Bogor Kejar Target Peresmian Beroperasinya Bus BTS
Dinas Perhubungan (Dishub Kabupaten Bogor terus berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk bisa meresmikan beroperasinya angkutan umum bus Buy The Service (BTS) di akhir Bulan Februari ini./Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor-Dinas Perhubungan (Dishub Kabupaten Bogor terus berkordinasi dengan Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) untuk bisa meresmikan beroperasinya angkutan umum bus Buy The Service (BTS) di akhir Bulan Februari ini.

"Mudah-mudahan, di akhir Bulan Februari ini kita segera meresmikan pengoperasian bis BTS koridor I, yaitu Cibinong-Ciparigi. Saat ini, kami terus berkominkasi dan kordinasi dengan BPTJ," ungkap Kabid Angkutan Dishub Kabupaten Bogor Sapari kepada wartawan, Rabu, 21 Februari 2024.

Sapari menuturkan bahwa jajaran Dishub Kabupaten Bogod masih menyiapkan kesiapan personil, sarana prasarana utilitas dari Bus BTS tersebut.

"Sarana prasarana dan lainnya terkait Bus BTS kami sedang siapkan, termasuk mengantisipasi adanya dampak sosial akan beroperasinya angkutan umum massal dan modern tersebut," tutur Sapari.

Selain menyiapakan sarana prasarana di Terminal Cibinong untuk armada Bus BTS,ia juga sedang membangun halte-halte tempat pemberhentian sementara Bus BTS.

"Nantinya, Bus BTS ini akan dinamakan bis kita sama dengan Kota Bogor karena ini program Kementerian Perhubungan. Bis kita akan berhenti di terminal dan halte tertentu saja," sambungnya.

Pria berjenggot itu menjelaskan bahwa di Kabupaten Bogor, nantinya ada 7 koridor, diantaranya Cibinong-Ciparigi, Ciawi-Cisarua, Ciawi-Cigombong, Ciawi-Baranangsiang, Bojonggede-Sentul, Laladon-Leuwiliang dan Cileungsi-Harjamukti Depok.

"Nantinya, personil armada Bus BTS tersebut akan disiapkan oleh BPTJ. Tugas kita hanya menyiapkan anggaran untuk kajian, pembangunan sarana prasarana dan antisipasi dampak sosialnya," jelas Sapari. (Reza Zurifwan)***


Editor : JakaPermana