Diskominfo Kota Bogor Klaim Layanan Aduan Masyarakat SiBadra Relatif Efektif

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor mengklaim layanan aduan SiBadra efektif sebagai saluran pengaduan dan penyampaian aspirasi masyarakat Kota Bogor. Aduan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah Angkutan Kota (Angkot) ngetem, rambu lalu lintas dan kemacetan. 

Diskominfo Kota Bogor Klaim Layanan Aduan Masyarakat SiBadra Relatif Efektif
Kabid Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Diskominfo Kota Bogor Dian Intania memaparkan, keberadaan SiBadra tahun 2025 ini sangat membantu penyampaian aduan maupun aspirasi masyarakat Kota Bogor. (rizki mauludi)

INILAHKORAN.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bogor mengklaim layanan aduan SiBadra efektif sebagai saluran pengaduan dan penyampaian aspirasi masyarakat Kota Bogor. aduan yang paling sering disampaikan masyarakat adalah Angkutan Kota (Angkot) ngetem, rambu lalu lintas dan kemacetan. 

Kabid Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Diskominfo Kota Bogor Dian Intania memaparkan, keberadaan SiBadra tahun 2025 ini sangat membantu penyampaian aduan maupun aspirasi masyarakat Kota Bogor. 

"Insyaallah efektif. Tercatat laporan aduan SiBadra periode Januari-Desember 2025 yang diverifikasi 290 laporan, dalam proses 359 laporan, selesai 666 laporan, selesai bersyarat ada 48 laporan dan tidak valid 149 laporan," kata Dian kepada INILAHKORAN, Selasa 9 Desember 2025.

Dian memaparkan, untuk laporan total SiBadra 12.310 laporan, laporan masuk 49, laporan terferivikasi 1.084, laporan dalam proses 2.013, laporan selesai bersyarat 479, laporan selesai 7.808, dan laporan tidak valid 877. 

"aduan SiBadra tertinggi periode Januari-Desember 2025, kesatu Angkot ngetem, kedua rambu lalu lintas, ketiga kemacetan, keempat indikasi pungli, kelima pendidikan/sekolah, keenam penerangan jalan umum, ketujuh kekerasan terharap anak/perempuan, kedelapan kecelakaan, kesembilan kesusilaan, dan kesepuluh kriminal," paparnya. 

Dian menjelaskan, untuk 10 OPD tertinggi yang aduannya masuk SiBadra periode Januari-Desember 2025 ada Dinas Perhubungan (Dishub), Satpol PP, Dinas PUPR, Disperumkim, DLH, Dinas Pendidikan (Disdik), PDAM, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Inspektorat Daerah. 

"Tahun 2020, aduan yang ditindaklanjuti 2.815 dengan presentase 95,8%. Tahun 2021, sebanyak 1.101 aduan ditindaklanjuti, tahun 2022, sebanyak 846 atau 93,6 persen, tahun 2023 ada 1.500 aduan dengan 83,4 %, tahun 2024 ada 775 yang ditindaklanjuti 94,50% dan tahun 2025 sebanyak 1.326 dengan presentasi 89,9%," rincinya.


Editor : Doni Ramdhani