Pemkot Cimahi Gandeng KIM untuk Kuatkan Komunikasi Publik dan Jaga Akurasi Informasi
Diskominfo Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Kemitraan serta Rapat Kerja Komunitas Informasi Masyarakat (KIM)
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Cimahi menggelar Sosialisasi Petunjuk Teknis Kemitraan serta Rapat Kerja Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diklaim sebagai langkah penting dalam menyelaraskan peran KIM sebagai mitra resmi pemerintah dalam mendukung keterbukaan informasi publik dan menangani tantangan komunikasi di era digital.
Penguatan kemitraan ini mengacu pada regulasi nasional yang menetapkan KIM sebagai bagian dari jejaring komunikasi publik daerah.
Dalam forum tersebut, kedua pihak membahas beberapa fokus kerja bersama, antara lain penyebaran program pembangunan, edukasi literasi digital, dan penanganan informasi salah atau hoaks di tingkat komunitas.
Kepala Diskominfo Kota Cimahi, Achmad Saefulloh mengatakan, kolaborasi harus dijalankan dengan struktur yang jelas dan memberikan dampak nyata.
Ia mengakui tantangan utama saat ini bukan hanya menyampaikan informasi, namun juga memastikan pesan tersebut diterima dan dipahami dengan benar oleh masyarakat.
"KIM merupakan mitra strategis yang tidak bisa kita abaikan. Melalui kerja sama ini, kami berharap informasi pembangunan dapat sampai ke masyarakat dengan akurat, sekaligus membangun saluran umpan balik yang efektif antara pemerintah dan warga," kata Achmad.
Menurutnya, sinergi antara Diskominfo, unsur kewilayahan, dan KIM bakal memperluas jangkauan informasi hingga ke tingkat kelurahan dan RW.
"Hal ini bertujuan agar komunikasi pemerintah tidak hanya bersifat administratif, tetapi benar-benar menjangkau masyarakat sebagai pihak yang merasakan manfaat kebijakan," tuturnya.
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik serta Statistik (IKPS) Diskominfo, Andri Nurwantoro mengakui kontribusi signifikan KIM selama ini.
"Komunitas tersebut telah berperan sebagai penyaring hoaks di media sosial dan grup warga, menyampaikan program pemerintah dengan bahasa yang mudah dimengerti, serta menjadi mitra aktif dalam berbagai forum partisipatif wilayah," ujarnya.
Sementara itu, Ketua KIM Kota Cimahi, Septian Anggi Suryana memastikan kesiapan komunitas untuk meningkatkan koordinasi dan kapasitas anggotanya.
Pasalnya, ia menilai kerja sama yang terarah bakal membuat KIM lebih efektif dalam menjalankan fungsi penyebaran informasi dan pemberdayaan masyarakat.
"Kami berkomitmen untuk menyusun rencana kerja yang berfokus pada dampak, bukan hanya aktivitas semata," Septian.
"Target kami adalah menjaring KIM di setiap kecamatan dan kelurahan agar komunikasi dua arah antara pemerintah dan masyarakat dapat berjalan lebih lancar," tegasnya.***
Editor : Ahmad Sayuti


