Meski Ikut WFH, Efisiensi Gak Ngaruh di Diskominfo Jabar, Ini Sebabnya...

Adanya WFH setiap Kamis tidak berpengaruh terhadap efiseinsi di Dinas Komunikasi dan Informasi Pemprov Jabar

Meski Ikut WFH, Efisiensi Gak Ngaruh di Diskominfo Jabar, Ini Sebabnya...
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar, Dedi Supandi

INILAHKORAN.ID - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut melaksanakan work from home (WFH) setiap Kamis, mengikuti Surat Edaran Nomor 188/KPG.03/BKD.

Di mana WFH ditujukan untuk menekan biaya operasional kantor, sehingga anggaran yang biasanya untuk membayar tagihan listrik, air dan lainnya dapat dialokasikan ke sektor prioritas lain.

Namun khusus di Diskominfo Jabar kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jabar, Dedi Supandi, efisiensi sulit terealisasi.

Sebabnya, ada server di Diskominfo yang harus dipastikan selalu menyala, sehingga beban tagihan listrik tidak bisa ditekan signifikan.

"Paling rendah efisiensinya itu Diskominfo. Setelah ditelusuri, di Diskominfo itu karena penggunaan server. Server itu memang pada saat WFH ataupun hari libur, tidak bisa dimatikan listriknya," kata Dedi dikutip Jumat 9 Januari 2026.

Sedangkan efisiensi tagihan paling tinggi di antara seluruh OPD kata dia, adalah Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Jabar, karena mampu hemat 32,1 persen.

"Yang biasanya mereka bayar listrik di Rp19.422.000 per bulan, dengan WFH yang dilakukan hari Kamis itu, jadi sebulannya hanya membayar Rp13 juta. Jadi 32 persen dari efisiensi," tutupnya. 


Editor : Ahmad Sayuti