Diskuk Jabar Pede Efisiensi Tidak Pengaruhi Produktivitas

Dinas Koperasi dan UMKM (Diskuk) Jabar tetap percaya diri (Pede), efisiensi yang tengah digencarkan tidak akan memengaruhi produktivitas.

Diskuk Jabar Pede Efisiensi Tidak Pengaruhi Produktivitas
Plh Kepala Diskuk Jabar Yuke Mauliani Septina mengatakan, efisiensi yang tengah disiapkan pada 2025 ini bukan hal baru bagi Pemprov Jabar. (dok)

INILAHKORAN, Bandung - Dinas Koperasi dan UMKM (Diskuk) Jabar tetap percaya diri (Pede), efisiensi yang tengah digencarkan tidak akan memengaruhi produktivitas.

Plh Kepala Diskuk Jabar Yuke Mauliani Septina mengatakan, efisiensi yang tengah disiapkan pada 2025 ini bukan hal baru bagi Pemprov Jabar.

"Kebijakan efisiensi satu hal yang bukan baru. Kita pernah belajar, sebelumnya ada kondisi yang lebih parah dibanding sekarang, dulu ada Covid," kata Yuke.

Kebijakan efisiensi yang dilakukan sekarang cenderung mengalihkan yang kurang produktif, menjadi lebih produktif. Lini yang memiliki subtitusi, dimana dapat menekan belanja, akan dilakukan untuk program lain yang lebuh baik.

"efisiensi ini mengalihkan kegiatan yang tidak produktif menjadi produkif. Dari perjalanan dinas, makan-minum, ATK. ATK kita sudah paperless, digital. Itu bisa dikurangi. Jadi tidak mengurangi hal produktif. Disini pun sudah berjalan, berarti tidak ada masalah," ucapnya.

Soal program bagi pelaku usaha, Yuke menegaskan bahwa hal tersebut tidak terganggu oleh efisiensi. Dia memastikan, semua program yang berkaitan dengan masyarakat tetap berjalan.

"Intinya efisiensi tidak mengubah kinerja, malah membuat kita atraktif lagi untuk mencari kolaborasi dan kerjasama dengan stakeholder lainnya. Mulai pembinaan, pemasaran, sertifikasi segala macam, In syaa Allah itu masih bisa terjaga. efisiensi tidak untuk itu," ungkapnya. 

Sebab itu, efisiensi yang tengah dilakukan pemerintah kata dia, tidak perlu dikhawatirkan karena tak terganggu.

"Tahun ini tetap kita memberikan sertifikasi 1.000 sertifikat. Jadi kemarin pun sebelum efisiensi segitu, sekarang pun tetap segitu. Yang dikurangi, biaya yang bisa dicarikan alternatif. Kayak pertemuan, tidak harus offline bisa juga online. In Syaa Allah enggak ada yang krusial," tandasnya.


Editor : Doni Ramdhani