Disnaker Bogor Ajak KCD Pendidikan Jabar Bahas Jurusan SMK Tak Sesuai Pasar
Disnaker Kabupaten Bogor akan melakukan rapat kordinasi dengan KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat terkait jurusan SMK yang tak sesuai kebutuhan pasar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Jumlah pengangguran meningkat dari 210 ribu menjadi 220 ribu jiwa. Disnaker Kabupaten Bogor menduga ada efek dari ketidaksesuaian jurusan SMK dengan kebutuhan pasar kerja.
Untuk itu, Disnaker Kabupaten Bogor akan melakukan rapat kordinasi dengan Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah I Jawa Barat.
"Kami akan berdiskusi dengan KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat serta Kepala SMK karena ada beberapa jurusan dan kurikulumnya yang tidak sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, seperti jurusan Manajemen Perkantoran," kata Kepala Disnaker Kabupaten Bogor Nana Mulyana kepada wartawan, Senin (30/3/2026).
Nana pun meminta KCD Pendidikan Wilayah I Jawa Barat dan Kepala SMK, ke depan bisa membuat jurusan yang lebih spesifik.
"Kejuruan atau jurusan berikut kurukulum di SMK harus lebih spesifik, disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja, khususnya yang ada di Bogor," pintanya.
Dia berharap, dengan kesuaian antara jurusan dan kurikukum di SMK, maka bisa menurunkan angka pengangguran.
Nana menuturkan, Disnaker Kabupaten Bogor juga tidak berpangku tangan karena jajarannya melaluuli Balai Latihan Kerja (BLK) pun berupaya menambah skill atau kemampuan para calon tenaga kerja.
"Semakin hari persaingan antara calon tenaga kerja semakin ketat, karena jumlah lapangan atau lowongan kerja lebih kecil dari jumlah calon tenaga kerja. Maka itu, sangat perlu ada penambahan skill hingga BLK pun memiliki program pelatihan agar menghasilkan calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja," tuturnya.
Editor : Doni Ramdhani

