Program Disnaker Bandung 2026: Pelatihan, Pemagangan, Padat Karya dan Job Fair
Disnaker Kota Bandung ungkapkan beberapa program yang akan digulirkan di 2026 untuk menyerap tenaga kerja
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung, Yayan A Brilyana memaparkan, sejumlah program yang akan dijalankan pada 2026. Program tersebut mencakup pelatihan, pemagangan, padat karya hingga job fair yang kini akan digelar di tingkat kecamatan.
“Pertama ada program pelatihan yang terdiri dari tiga jenis, yaitu pelatihan kewirausahaan, pelatihan vokasi dan pelatihan berbasis kompetensi. Selain itu, ada juga pelatihan khusus bagi penyandang disabilitas,” kata Yayan A Brilyana kepada Inilahkoran, Rabu 4 Maret 2026.
Menurutnya, Disnaker Kota Bandung juga menyiapkan program pemagangan dalam negeri yang pada tahun ini diikuti oleh 40 orang.
“Selanjutnya ada kegiatan padat karya atau penempatan kerja sementara. Ditargetkan sebanyak 8.100 orang bisa ditempatkan sementara untuk tahun 2026,” ucapnya.
Terkait job fair, Yayan menyebutkan kegiatan yang sebelumnya terpusat kini akan dilaksanakan di lima kecamatan.
“Rencananya mulai bulan Mei, bertahap per kecamatan. Tidak akan langsung di satu bulan yang sama. Alasannya, karena kita bisa memilih kecamatan dengan tingkat pengangguran paling tinggi, sehingga lebih tepat sasaran,” ujar dia.
Selain itu, Disnaker Kota Bandung juga rutin melakukan pembinaan dan diseminasi bagi perusahaan. Kegiatan tersebut, meliputi sosialisasi peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, penyelesaian hubungan industrial, kesadaran pekerja, sosialisasi UMK dan bimbingan teknis struktur skala upah.
Untuk mekanisme pendaftaran, seluruh program Disnaker Kota Bandung terintegrasi melalui aplikasi New Bimma.
“Kegiatan kita berbasis musrenbang. Jadi warga yang berminat dapat mendaftar melalui aplikasi New Bimma. Di sana ada menu pendaftaran untuk padat karya maupun pelatihan. Syarat-syarat tertentu akan ditentukan sesuai jenis layanan, dan apabila memenuhi, insya Allah akan dilayani,” jelasnya.
Ia menegaskan, beberapa program sudah mulai berjalan.
“Padat karya sudah mulai sejak bulan lalu, pendaftaran dilakukan secara online. Pelatihan juga sudah ada peserta yang mendaftar dan kegiatan telah dimulai. Dengan berbagai program ini, kami berharap dapat menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan keterampilan dan pendapatan warga," tandas dia.
Editor : Ahmad Sayuti

