Disnakertrans Uji Riksa Kelayakan Lift dan Penangkal Petir Bapenda Jabar, Ini Hasilnya...
Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pengujian dan pemeriksaan (Uji riksa) kelayakan lift dan penangkal petir Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Jumat 24 Januari 2025.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Provinsi Jawa Barat melakukan pengujian dan pemeriksaan (Uji riksa) kelayakan Lift dan penangkal petir Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jabar, Jumat 24 Januari 2025.
Ini dilakukan dalam rangka memastikan kepatuhan, terhadap Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lembaga pemerintah.
Kepala Disnakertrans Jabar Teppy Wawan Dharmawan menuturkan, dari hasil pemeriksaan berkala ini, didapati infrastruktur penunjang seperti lift layak digunakan dan penangkal petir untuk keamanan terbilang bagus.
Mengingat kelayakan lift maupun penangkal petir sangat vital, guna memastikan keselamatan nyawa manusia.
"Kita harapkan, ini dapat menjadi contoh untuk dapat dipastikan keamanan dan keselamatannya. Bapenda ini termasuk sarana layanan publik, jadi kami ingin memastikan aman," ujar Teppy usai uji riksa.
Tidak hanya itu, dia juga mengakui sejauh ini infrastruktur penunjang seperti lift maupun penangkal petir di instansi pemerintah sudah terpelihara dengan baik.
"Alhamdulillah tidak ada masalah. Itu yang ingin kita pertahankan," kata dia.
Selain melalui uji riksa ini, pihaknya tetap mendorong instansi maupun swasta yang memiliki lift, elevator dan penangkal petir untuk melakukan pemeliharaan berkala.
Guna memastikan keselamatan, baik pekerja yang ada di bangunan tersebut maupun pengunjung.
"Jadi dia ada kewajiban untuk selalu memastikan bahwa itu aman. Termasuk di lingkungan pemerintah," ucapnya.
Setelah melakukan uji riksa di Bapenda Jabar, Teppy mengatakan dalam waktu dekat akan memeriksa di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat dan Kantor BPJS Ketenagakerjaan.
"Alhamdulillah kita juga dibantu PJK3 (Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja) yang memang punya spesialisasi khusus. Kita juga sama-sama ingin berhati-hati," imbuhnya.***
Editor : JakaPermana

