Disperindag Jabar Gencarkan Opadi di 19 Kota/Kabupaten, Berikut Komoditasnya...

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggencarkan operasi pasar bersubsidi atau Opadi di 19 kota/kabupaten.

Disperindag Jabar Gencarkan Opadi di 19 Kota/Kabupaten, Berikut Komoditasnya...
ilustrasi operasi ipasar

INILAHKORAN, Bandung - Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), menggencarkan operasi pasar bersubsidi atau Opadi di 19 kota/kabupaten.

Antaranya di Kota Depok, Kota Sukabumi, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Tasikmalaya, Kota Banjar, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sukabumi, Cianjur, Indramayu, Cirebon, Majalengka, Kuningan, Tasikmalaya, Garut, Ciamis, Kabupaten Bandung dan Sumedang.

Kepala Disperindag Jabar Noneng Komara Nengsih mengatakan, pelaksanaannya pada pekan depan dalam rangka menjaga stabilitas harga.

Harapannya, harga komoditas pokok dapat stabil khususnya menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

"Pelaksanaannya pada rentang 21-25 Oktober," ujar Noneng dalam keterangan baru-baru ini.

Noneng melanjutkan, komoditas utama yang ditawarkan kepada masyarakat di 19 kabupaten/kota tersebut untuk Opadi kali ini yakni beras dan gula.

Lantaran keduanya sangat rentan menjadi penyebab inflasi di Jawa Barat. Selain itu, juga turut ditawarkan komoditas lain, sesuai kondisi masing-masing di kota/kabupaten tersebut.

"Beras premium 5 kilogram dan gula premium 2 kilogram," sambungnya.

Sebelumnya Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman menuturkan, Opadi ini merupakan langkah strategis untuk treatment kabupaten/kota, yang rawan kelangkaan dan kenaikan harga komoditas pokok.

"Nanti kita akan treatment yang memang rawan dari sisi harga maupun pasokan," terangnya. 


Editor : Ahmad Sayuti