Dituduh Mempengaruhi Liputan Media oleh Keluarga Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun Tegas Membantah
Kim Soo Hyun tegaskan membantah tuduhan keluarga mendiang Kim Sae Ron yang menyebutnya mempengaruhi liputan media.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Sudah hampir 9 bulan, kontroversi sepurat Kim Soo Hyun dan Keluarga Mendiang Kim Sae Ron masih belum usai.
Pada hari Senin, 1 Desember 2025, Pengacara Go Sang Rok, yang mewakili aktor Kim Soo Hyun, merilis pernyataan terperinci melalui kanal YouTube-nya.
Perwakilan Kim Soo Hyun ini mengkritik Bu Ji Seok, Pengacara yang mewakili Keluarga Kim Sae Ron, karena berfokus pada serangan pribadi alih-alih menangani masalah hukum yang sebenarnya.
"Sepertinya Pengacara Bu telah memutuskan untuk mengerahkan seluruh upayanya menyerang pembawa pesan, menyimpang jauh dari esensi kasus," ujarnya.
Go mendesak tim Kim Sae Ron untuk menghentikan pemutarbalikan fakta di Media dan sebagai gantinya menanggapi lima pertanyaan kunci yang terus-menerus dia ajukan, yang merupakan inti dari perselisihan yang sedang berlangsung.
Pertanyaan-pertanyaan ini mencakup apakah Keluarga pernah mengklaim bahwa Kim Sae Ron meninggal karena tekanan yang disebabkan oleh Kim Soo Hyun.
Dan apakah mereka membenarkan atau membantah klaim spesifik yang dibuat oleh kanal YouTube kontroversial Garo Sero Institute, termasuk tuduhan hubungan di bawah umur di masa lalu.
Go juga membahas pembatalan penayangan Curious Stories Y di SBS. Dia mengklarifikasi bahwa dia tidak berusaha memblokir penayangan episode tersebut.
"Saya tidak punya wewenang untuk menghentikan acara itu, dan saya juga tidak berusaha," jelasnya.
"Saya hanya diberitahu oleh jaringan bahwa acara itu akan ditunda. Bahkan, saya telah memberi tahu mereka bahwa selama bantahan yang pantas disertakan, saya akan merasa tenang."
Dia lebih lanjut menyatakan bahwa peringatannya berakar pada kekhawatiran bahwa pihak almarhum Kim Sae Ron dan Garo Sero Institute mungkin akan kembali menyebarkan materi yang tidak relevan atau menyesatkan.
Kekhawatirannya terbukti beberapa hari kemudian ketika Garo Sero Institute Musim 2 diluncurkan.
Go mengungkapkan sebagian percakapan teleponnya dengan seorang produser acara untuk mendukung klaimnya.
Dia mengkritik tim hukum lawan karena merilis lebih banyak pernyataan yang mengalihkan perhatian dari isu utama tanpa memberikan jawaban yang jelas.
"Klaim palsu disebarkan, menggambarkan saya sebagai seseorang yang menekan Media bukan atas nama klien saya, tetapi untuk melindungi karier saya sendiri. Ini sama sekali tidak benar," ujarnya.
Saling serang antara kedua belah pihak telah menarik perhatian publik yang signifikan seiring meningkatnya ketegangan hukum dan emosional.
Dengan masing-masing pihak menyajikan narasi yang saling bertentangan, tuntutan publik akan transparansi dan klarifikasi fakta dari semua pihak yang terlibat pun semakin meningkat.***
Editor : Irma Nurfajri


