DKPP Integrasikan Data Kesehatan Hewan untuk Cegah Zoonosis di Kota Bandung
Pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan kesehatan hewan di tengah mobilitas hewan yang tinggi di kota besar.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menekankan pentingnya digitalisasi dalam pengelolaan kesehatan hewan di tengah mobilitas hewan yang tinggi di kota besar. Integrasi data, menjadi kunci agar pengendalian penyakit hewan dan zoonosis dapat dilakukan dengan cepat dan akurat.
“Kita tidak hanya memantau hewan secara fisik, tapi juga memanfaatkan teknologi untuk mengetahui sebaran hewan, status vaksinasi sampai laporan masyarakat. Dengan data yang terintegrasi, respons terhadap penyakit hewan bisa lebih cepat dan berdampak nyata bagi kesehatan warga,” kata Gin Gin Ginanjar, Sabtu 14 Februari 2026.
Dijelaskan ia, Bandung Jaga kesehatan hewan (Bangsawan Expo) yang digelar DKPP menekankan pada kolaborasi antara pemerintah, komunitas pecinta hewan, perguruan tinggi, peternak hingga pelaku urban farming. Salah satu fokus utama, adalah penguatan sistem layanan manajemen kesehatan hewan terintegrasi melalui platform digital.
Data mengenai distribusi hewan, vaksinasi hingga pelaporan masyarakat dikumpulkan secara real time meminimalkan risiko penyebaran penyakit zoonosis.
“Kami ingin warga Kota Bandung tidak hanya terlindungi dari penyakit, tetapi juga mendapatkan informasi yang akurat dan cepat. Digitalisasi ini memungkinkan koordinasi antar dinas, petugas lapangan dan masyarakat menjadi lebih efektif,” ucapnya.
Selain aspek digital, Bangsawan Expo menghadirkan berbagai layanan publik mulai dari edukasi kesehatan hewan, layanan administrasi hingga hiburan edukatif bagi anak-anak. Pengunjung juga mendapat kesempatan melihat inovasi peternakan, termasuk ayam hasil riset DKPP yang adaptif dengan iklim Kota Bandung dan dirancang meningkatkan ketahanan pangan perkotaan.
Gin Gin menekankan, sistem digital tersebut akan terus dikembangkan memastikan semua data hewan tercatat dengan rapi dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan. Integrasi platform itu, menjadi langkah strategis Kota Bandung dalam menghadapi ancaman penyakit zoonosis yang nyata dan terus berkembang.
“Intinya, ini gerakan bersama. Teknologi, edukasi dan kolaborasi kami satukan agar Kota Bandung semakin siap menjaga warganya dari risiko penyakit dan sekaligus mendukung ketersediaan pangan yang sehat,” ujar dia.
Editor : JakaPermana

