DKPP Kota Bandung Pastikan Ketersediaan Pangan Menjelang Natal dan Tahun Baru Aman
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memastikan, kebutuhan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru relatif aman. Meskipun permintaan diprediksi meningkat, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Kepala Dinas Ketahanan pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar memastikan, kebutuhan pokok menjelang natal dan tahun baru relatif aman. Meskipun permintaan diprediksi meningkat, pemerintah telah menyiapkan langkah antisipasi.
“Secara umum, pola konsumsi masyarakat pada Nataru diprediksi naik sekitar 10 persen dari hari-hari biasa. Sehingga permintaan pasar otomatis akan meningkat,” kata Gin Gin Ginanjar pada Kamis 11 Desember 2025.
Menurut dia, komoditas yang permintaannya meningkat antara lain daging ayam, telur, sayuran, bumbu-bumbuan, cabai, bawang dan ikan laut. Kenaikan harga yang cukup signifikan, terjadi pada cabai rawit dan cabai besar yang mendekati batas toleransi 15 persen.
“Jika kenaikan sudah melebihi batas itu, kami akan melakukan intervensi melalui operasi pasar. Salah satu langkah antisipasi, adalah gerakan pangan murah yang akan kami gelar Jumat dan dijadwalkan dua kali sepanjang Desember, ini" ucapnya.
Gerakan pasar murah itu, disebut ia sebagai salah satu untuk menstabilkan harga pangan yang sedang naik. Kegiatan tersebut, juga terintegrasi dengan program pasar murah dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian atau Disdagin.
"Terkait pasokan, pedagang sudah menyiapkan stok lebih dari biasanya yaitu sekitar 3-5 persen. Kenaikan permintaan memang lebih terlihat menjelang natal dibanding tahun baru,” ujar dia.
Ia menambahkan, kenaikan harga sebagian dipengaruhi kondisi cuaca yang memengaruhi produksi dan kualitas pangan. “Misalnya cabai, biasanya bisa bertahan seminggu, sekarang hanya 2-3 hari. Makanya harus segera dijual,” tandasnya.***
Editor : JakaPermana


