DKPP Jabar Salurkan 24 Bibit Sapi Unggulan
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAH, Bandung- Pemerintah Provinsi Jawa Barat memperkuat strategi pengembangan peternakan rakyat, dengan menyalurkan 24 ekor bibit sapi potong unggulan kepada tiga kelompok peternak di Kabupaten Pangandaran, Sumedang, dan Ciamis.
Program ini diarahkan untuk meningkatkan populasi ternak, memperkuat ketahanan pangan, sekaligus menjaga keberlanjutan plasma nutfah ternak lokal.
Penyaluran bantuan dilakukan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, dengan melibatkan UPTD Balai Perbibitan dan Pengembangan Inseminasi Buatan Ternak Sapi Potong (BPPIBTSP) Ciamis.
Tiga kelompok peternak yang ditetapkan sebagai penerima manfaat yakni Kelompok Ternak Tirta Mulya di Pangandaran, Mekar Mandiri di Sumedang, serta Karya Mekar I di Ciamis. Setiap kelompok menerima delapan ekor sapi bibit, yang terdiri atas tujuh betina produktif dan satu pejantan.
Kepala DKPP Jabar, Linda Al Amin mengatakan, program penguatan perbibitan tersebut merupakan bagian dari implementasi Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 2 Tahun 2018 tentang Pengembangan Benih dan/atau Bibit Ternak dan Hijauan Pakan Ternak di Masyarakat.
“Pembibitan yang tangguh akan berdampak pada terwujudnya usaha budidaya berdaya saing di masyarakat yang bermuara pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani peternak,” ujar Linda dalam keterangannya, Rabu (19/8).
DKPP juga menyesuaikan jenis ternak yang disalurkan dengan karakteristik wilayah penerima. Peternak di Pangandaran dan Sumedang memperoleh sapi Peranakan Ongole (PO), sedangkan kelompok peternak di Ciamis menerima Sapi Pasundan yang merupakan salah satu rumpun sapi lokal andalan Jawa Barat.
Pemprov Jabar menegaskan, seluruh penerima bantuan telah melalui tahapan seleksi dan verifikasi yang ketat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan lapangan dan administrasi yang tertuang dalam Berita Acara Hasil Verifikasi Kelompok Peternak tertanggal 27 Juli 2026, ketiga kelompok dinyatakan memenuhi syarat untuk menerima program tersebut.
Kelompok Tirta Mulya dan Karya Mekar I masing-masing mencatat nilai kelayakan 72,5. Adapun Kelompok Mekar Mandiri memperoleh skor 62,0. (Yuliantono)
Editor : Inilahkoran

