DLH Cianjur Merencanakan Pembangunan TPSA Cikalongkulon di 2023
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur merencanakan pembangunan tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) di Kecamatan Cikalongkulon
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cianjur - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur merencanakan pembangunan tempat pembuangan sampah akhir (TPSA) seluas 17 hektare di Kecamatan Cikalongkulon pada 2023.
Pembangunan tersebut dilakukan DLH Cianjur karena TPSA Pasirsembung sudah kelebihan kapasitas sejak beberapa tahun terakhir.
Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah DLH Cianjur Neneng Rostiantie di Cianjur mengatakan masalah pengadaan tanah dan sertifikat tanah sudah sebagian besar dilakukan sehingga setelah dana dari daerah dan pusat masuk akan langsung dilakukan pembangunan.
Baca Juga: Kekerasan Seksual Terhadap Anak Tertinggi di Kabupaten Cirebon
"Lahan seluas 17 hektare itu, akan menampung sampah dari 14 kecamatan terdekat terlebih dahulu, tidak akan langsung secara luas dari puluhan kecamatan karena jarak yang cukup jauh, terutama dari wilayah perkotaan," katanya sebagaimanan dikutip dari Antara, Senin 24 Januari 2022.
Ia menjelaskan, untuk mengangkut sampah di luar belasan kecamatan itu, belum dapat langsung dilakukan karena jarak tempuh yang cukup jauh, terutama dari kecamatan di pusat kota Cianjur, seperti Cianjur, Warungkondang, Gekbrong, Cugenang, dan Cipanas.
"Diperlukan penampungan sementara kalau dari wilayah terjauh ke TPSA Cikalongkulon seperti kota dan wilayah utara, sehingga untuk sementara dari kota dan wilayah utara, tetap akan dikumpulkan di TPSA Pasirsembung terlebih dahulu," katanya.
Baca Juga: Pengantin Baru Wajib Tahu! Ini Doa Agar Rumahtangga Dapat Keberkahan
Berbagai penunjang lainnya, tutur dia, sudah disiapkan sehingga saat anggaran sudah ada, pembangunan dapat langsung berjalan karena kapasitas di TPSA Pasirsembung saat ini sudah melebihi kapasitas sehingga sampah yang ditampung sudah mengunung.
"Kami berharap anggaran yang tersedia cukup memadai, sehingga solusi dari kelebihan kapasitas di TPSA Pasirsembung, dapat terjawab dengan pembangunan TPSA baru," katanya. (*)
Editor : inilahkoran


