Dorong Kesiapan Tenaga Kerja, Disnaker Kota Bandung Latih Keamanan Siber
Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bandung menggelar, pelatihan keamanan siber perdana sebagai bagian dari program pelatihan digital. Program tersebut, mendapat sambutan tinggi dari masyarakat dengan lebih dari 100 pendaftar untuk kuota 40 peserta.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Dinas Ketenagakerjaan (disnaker) kota bandung menggelar, pelatihan keamanan siber perdana sebagai bagian dari program pelatihan digital. Program tersebut, mendapat sambutan tinggi dari masyarakat dengan lebih dari 100 pendaftar untuk kuota 40 peserta.
Kepala disnaker kota bandung, Andri Darusman mengatakan, pelatihan tersebut menjadi salah satu yang paling diminati. Dalam waktu tiga hari, jumlah pendaftar melebihi kapasitas yang disediakan.
"Pelatihan ini sangat diminati. Dari kuota 40 peserta, pendaftar yang masuk lebih dari 100 orang hanya dalam tiga hari," kata Andri Darusman pada Kamis 28 Agustus 2025.
Ia menjelaskan, pelatihan berlangsung selama satu bulan dan diikuti oleh peserta yang telah memiliki dasar di bidang teknologi informasi. Peserta terdiri dari para pencari kerja, maupun pekerja aktif yang ingin meningkatkan kompetensinya di bidang keamanan siber.
Andri menyebut, kebutuhan akan tenaga kerja di bidang keamanan digital akan semakin meningkat. Hal ini seiring dengan makin besarnya ancaman kejahatan siber di berbagai sektor.
"Keamanan siber akan menjadi kebutuhan penting di masa depan, baik di perusahaan maupun perkantoran. Karena itu, kami melihat pentingnya pelatihan ini untuk meningkatkan kesiapan tenaga kerja," ucap.
Ia menambahkan, pelatihan juga bertujuan menjawab tantangan digital yang dihadapi perusahaan. Termasuk pemenuhan standar keamanan data, seperti ISO 27001 yang kini menjadi acuan dalam pengelolaan sistem informasi.
Selain pelatihan keamanan siber, disnaker kota bandung mencatat terdapat 13 jenis pelatihan lain yang ditawarkan. Beberapa di antaranya meliputi pelatihan servis ponsel, barbershop dan tata rias.
"Era digital membuka peluang besar. Dengan media sosial, mereka bisa langsung melayani pelanggan secara panggilan," ujar dia.
Untuk pendaftaran pelatihan berikutnya kata ia, masyarakat dapat mengaksesnya melalui aplikasi New Bimma. Platform, mengintegrasikan data lowongan kerja dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar pencari kerja dapat memperoleh informasi yang lebih luas.
"Kami ingin memperluas jangkauan, tidak hanya terbatas di Bandung. Melalui kerja sama ini, data lowongan di seluruh Jawa Barat bisa diakses lewat satu pintu," tandasnya. *
Editor : Ahmad Sayuti

