Dorong Pengembangan Ekonomi Daerah, OJK Jabar dan Pemkab Garut Perkuat Akses Keuangan Masyarakat
OJK Jabar bersama Pemkab Garut terus berkomitmen memperkuat akses keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - OJK Jabar bersama Pemkab Garut terus berkomitmen memperkuat akses keuangan yang aman, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih merata.
Untuk itu, Kepala OJK Jabar Darwisman mengatakan komitmen itu diwujudkan bersama Pemkab Garut dalam Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026.
“Penyusunan Program Kerja Tahun 2026 ini akan mendorong TPAKD bekerja lebih terarah, terstruktur, dan terukur, serta berdampak tinggi (high impact) terhadap perekonomian daerah,” kata Darwisman di Garut, Jumat 5 Desember 2025.
Menurutnya, sesuai perekonomian Kabupaten Garut diyakini memiliki potensi besar yang masih bisa dioptimalisasi. Garut memiliki bonus demografi dengan mayoritas penduduk merupakan Generasi Z dan Millenial yang saat ini berada di usia produktif.
Garut pun memiliki sumber daya di sektor pertanian yang bernilai ekonomi tinggi. Beberapa komoditas unggulan meliputi domba Garut, sapi perah, jagung, pisang, cabai merah, kentang, kapulaga, dan jahe.
Selain dikonsumsi, komoditas tersebut dapat diolah menjadi produk-produk berskala industri antara lain kerajinan kulit, tenun sutra, anyaman, dan kripik pisang.
“Nantinya, program kerja TPAKD ini selaras dengan rencana pembangunan nasional dan daerah termasuk RPJMN dan RPJMD, sehingga setiap program TPAKD berkontribusi langsung pada pencapaian sasaran strategis pemerintah,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Garut Abdusy Syakur Amin merespons positif inisiasi OJK Jabar untuk menyusun bersama Program Kerja TPAKD Tahun 2026. Sejauh ini, Pemkab Garut telah menginventarisir seluruh potensi daerah yang berkontribusi terhadap perekonomian.
“Saat saya temui di lapangan, masyarakat mengaku ada keterbatasan permodalan untuk mengimplementasikan program pengembangan ekonomi daerahnya,” ujarnya.
Ia mencontohkan pengembangan pisang dengan varietas cavendish sebagai hasil komoditas unggulan, selain untuk pemenuhan konsumsi rumah tangga, masyarakat diarahkan untuk membuat produk olahan dari varietas pisang Cavendish sehingga dapat meningkatkan nilai produk dan pembukaan lapangan kerja.
Abdusy Syakur Amin menekankan, masyarakat Garut didorong untuk mengakses permodalan dari pinjaman perbankan antara lain Kredit Usaha Rakyat (KUR). Di sisi lain, OJK dapat mendorong perbankan untuk memberikan kemudahan penyaluran KUR bagi masyarakat.
Editor : inilahkoran


