DP3AKB Jabar Pastikan Efisiensi Tidak Ganggu Pelayanan Publik

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar Siska Gerfianti memastikan, efisiensi yang dilakukan pada tahun ini, tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

DP3AKB Jabar Pastikan Efisiensi Tidak Ganggu Pelayanan Publik
Siska menjelaskan, anggaran yang ada di DP3AKB tetap akan difokuskan ke UPTD PPA. Tujuannya, supaya tetap mampu mengakomodir layanan terhadap masyarakat, terkait dinamika sosial yang tengah mereka hadapi. (yuliantono)

INILAHKORAN, Bandung - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jabar Siska Gerfianti memastikan, efisiensi yang dilakukan pada tahun ini, tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.

Siska menjelaskan, anggaran yang ada di DP3AKB tetap akan difokuskan ke UPTD PPA. Tujuannya, supaya tetap mampu mengakomodir layanan terhadap masyarakat, terkait dinamika sosial yang tengah mereka hadapi.

"Sesuai Inpres. Tapi tanpa juga mengurangi SPM atau target harus tetap tercapai. Kita fokuskan pada UPTD PPA supaya pelayanan penanganan kasus tetap bisa dilaksanakan," kata Siska di Kota Bandung, Senin 17 Februari 2025.

efisiensi yang dilakukan di DP3AKB, kata dia, hanya sebatas program atau pekerjaan yang bisa disubtitusi. Seperti rapat atau perjalanan dinas.

"Kami mengefisiensi dan realokasi dari dana lain yang bisa kita ubah. Misal yang tadinya pertemuan secara offline menjadi online," jelasnya.

Seperti diketahui, Pemprov Jabar tengah berupaya melakukan efisiensi, dengan harapan mampu berhemat hingga Rp4 triliun pada tahun ini.

efisiensi ini dilakukan selain mematuhi Inpres 1/2025 yang dikeluarkan Presiden Prabowo Subianto, tetapi juga untuk mengejar target Gubernur Jabar terpilih Dedi Mulyadi, agar anggaran yang tidak terlalu penting, untuk direalokasi ke program masyarakat seperti revitalisasi jalan, pembangunan ruang kelas baru dan elektrifikasi. 


Editor : Doni Ramdhani