BPBD Kabupaten Bandung Barat Ungkap Zona Rawan Sesar Lembang, Tetaplah Selalu Waspada

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkap zona rawan Sesar Lembang hasil pemetaan. Data tersebut tentu menjadi bekal bagi masyarakat untuk tetap selalu waspada.

BPBD Kabupaten Bandung Barat Ungkap Zona Rawan Sesar Lembang, Tetaplah Selalu Waspada
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkap zona rawan Sesar Lembang hasil pemetaan. Data tersebut tentu menjadi bekal bagi masyarakat untuk tetap selalu waspada.

INILAHKORAN, Ngamprah- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mengungkap Zona Rawan Sesar Lembang hasil pemetaan. Data tersebut tentu menjadi bekal bagi masyarakat untuk tetap selalu Waspada.

Pemetaan Zona Rawan Sesar Lembang yang dilakukan BPBD Kabupaten Bandung Barat merupakan bentuk kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi bencana, sekaligus edukasi kepada masyarakat agar tetap selalu Waspada.

Hal itu juga dilakukan sebagai pembelajaran menyusul terjadinya gempa bumi dengan Magnitudo 5, 6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Cianjur beberapa waktu lalu, hingga membuat sejumlah pihak harus lebih pro aktif untuk mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.

"Secara keseluruhan pihaknya pun sudah mulai memetakan titik-titik lokasi yang bersumber dari Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), yakni Dr. Mudrik Rahmawan Daryono. Itu kita petakan jumlah desanya yang benar-benar kena," kata Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat, Saepul Uyun saat ditemui di Kantor BPBD KBB, Selasa 29 November 2022.

Ia menyebut, untuk Kecamatan Padalarang, titik nol Sesar Lembang ada di Desa Bojongkoneng yang kemudian masuk ke RW 01, Desa Cimanggu, RW 03, Desa Sukatani, Desa Ngamprah dan Desa Mekarsari.

"Di Kecamatan Cisarua, masuk ke Desa Pasirhalang, Desa Pasirlangu, Desa Tugumukti, Desa Padaasih, Desa Jambudipa dan ini paling banyak titik sesarnya," sebutnya.

Selanjutnya, untuk Kecamatan Parongpong, antara lain Desa Cigugur Girang, Desa Cihanjuang dan Desa Cihideung. 

"Sedangkan untuk Kecamatan Lembang ada Desa Cikahuripan, Desa Kayu Ambon, Desa Pagerwangi, Desa Langensari, Desa Mekarsari, Desa Cibodas, dan Desa Suntenjaya," sambungnya.

Kendati begitu, pihaknya pun sudah memasang papan informasi Sesar Lembang, Jalur Evakuasi dan juga titik kumpul termasuk koordinat-koordinat yang bisa menampung ratusan massa.

"Kita juga sudah membentuk Desa Tangguh Bencana. Bahkan, Desa Tangguh Bencana itu sudah ada madya dan utama di mana sudah ada posko ditiap Desa," terangnya.

Disinggung soal pemetaan untuk Sesar Cimandiri, ia menyebut, pihaknya masih melakukan pemetaan.

"Untuk Sesar Cimandiri kita masih melakukan pemetaan, termasuk juga pendataan sekolah-sekolah yang terdampak," tandasnya.*** (agus satia negara)


Editor : Ghiok Riswoto