DPRD Jabar Cek Jalur Mudik dan Soroti Potensi Kemacetan di Garut
Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat turun langsung memantau kondisi jalan provinsi di Kabupaten Garut.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Menjelang arus mudik Lebaran 2026, Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat turun langsung memantau kondisi jalan provinsi di Kabupaten Garut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan infrastruktur yang akan dilintasi ribuan pemudik menuju berbagai daerah di Jawa Barat.
Peninjauan lapangan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pembangunan dan pemeliharaan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain memeriksa kualitas fisik jalan, rombongan juga menilai progres pekerjaan perbaikan yang masih berlangsung di sejumlah ruas strategis.
Anggota Komisi IV DPRD Jabar, Prasetyawati mengatakan, secara umum pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai langkah untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat musim mudik, mulai dari percepatan pembangunan hingga peningkatan pemeliharaan rutin pada jalan provinsi.
“Hari ini Komisi IV melakukan kunjungan untuk melihat langsung kondisi jalan provinsi, salah satunya di wilayah Garut. Tujuannya untuk memastikan kesiapan jalan menjelang arus mudik Idul Fitri,” ujar Prasetyawati dikutip Kamis 12 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pengawasan difokuskan pada jalur-jalur yang selama ini kerap menjadi titik kemacetan ketika arus mudik berlangsung. Beberapa ruas yang mendapat perhatian antara lain jalur Cikopo-Palimanan, kawasan Gentong di Garut, hingga jalur Sukabumi menuju Ciawi.
“Kita biasanya fokus pada daerah-daerah yang rawan macet, seperti jalur Gentong di Garut maupun beberapa jalur lainnya yang menjadi lintasan utama pemudik,” ucapnya.
Komisi IV juga meminta agar pekerjaan perbaikan jalan yang masih berjalan dapat segera diselesaikan, sebelum puncak arus mudik. Percepatan tersebut dinilai penting agar jalur yang akan dilalui kendaraan dalam jumlah besar berada dalam kondisi optimal.
“Kami mendorong agar perbaikan jalan yang belum selesai dapat segera dipercepat, terutama pada jalur yang akan dilalui arus mudik dengan tingkat kepadatan tinggi,” katanya.
Tak hanya persoalan kondisi jalan, DPRD juga menyoroti aktivitas di sepanjang jalur mudik yang berpotensi memicu kemacetan. Parkir kendaraan di bahu jalan serta aktivitas pedagang yang memanfaatkan badan jalan dinilai kerap memperlambat arus lalu lintas.
“Walaupun kondisi jalannya sudah bagus, tetapi jika masih banyak parkir liar atau aktivitas di badan jalan, hal itu tetap bisa menimbulkan kemacetan. Karena itu perlu ada penertiban agar jalur mudik tetap lancar,” ujarnya.
Dengan berbagai langkah yang telah dilakukan, Komisi IV berharap kesiapan infrastruktur jalan di Jawa Barat semakin matang sehingga arus mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih tertib dan lancar.
“Harapannya tentu arus mudik tahun ini bisa berjalan lebih lancar, karena persiapan yang dilakukan juga terlihat lebih siap dibandingkan sebelumnya,” tandasnya.***
Editor : JakaPermana

