DPRD Jabar Coret Perjalanan Luar Negeri, Sementara Rp2 Miliar Mampu Direalokasi
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, kunjungan kerja ke luar negeri akan dihapus pada tahun ini.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat MQ Iswara mengatakan, kunjungan kerja ke luar negeri akan dihapus pada tahun ini.
Sementara untuk dalam negeri, akan dikurangi supaya anggarannya dapat direalokasi, dimana salah satunya untuk pembiayaan premi asuransi pekerja informal di Jawa Barat.
"Kunjungan kerja ke luar negeri kita coret semua, yang ke luar provinsi kita kurangi. Jadi, kita akan lebih banyak mungkin nanti akan lebih banyak di daerah pemilihan," ujar Iswara di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin 1 September 2025.
Sementara, berdasarkan hasil kalkulasi kata dia, sekitar Rp2 miliar terkoreksi dari perjalanan kunjungan kerja yang akan direalokasi.
"Posisi per hari ini baru Rp2 miliar, per hari ini ya. Per hari ini. Kita masih berjalan ini per hitungan. Iya yang luar negeri termasuk," kata dia.
Sementara Ketua DPRD Jabar Buky Wibawa Karyaguna mengatakan, realokasi ini dilakukan karena ada kebutuhan mendesak, yakni memenui aspirasi masyarakat mengenai asuransi pekerja informal.
"Ini kan pada dasarnya menjadi tanggung jawab bersama. Iya, kalau totalnya belum. Sementara kan yang bisa diposkan mungkin dari situ kan, kita kan juga ini kan baru pembicaraan hari ini kan gitu. Jadi teknisnya kita masih melihat tapi ada peluang dari situ," kata dia.
Total kebutuhan Rp150 miliar untuk asuransi dan perbaikan pasca aksi demonstrasi kata dia, akan diupayakan bersumber dari DPRD dan Pemprov Jabar.
"Kebutuhannya total dengan Pemprov itu ya, dengan APBD Provinsi. Nanti kan bisa dari Pemprov berapa, manti misalnya dari dari DPRD provinsi bisa berapa," terangnya.***
Editor : JakaPermana

