DPRD Jabar Dorong Akselerasi Sertifikasi Aset

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar untuk mengakselerasi sertifikasi aset

DPRD Jabar Dorong Akselerasi Sertifikasi Aset

INILAHKORAN, Bandung - Dari 5.680 bidang aset di Jabar, ada 3.249 aset yang belum tersertifikasi, dimana mayoritas adalah lahan untuk irigasi dan jalan.

Menyikapi persoalan ini, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Iwan Suryawan mendorong pemerintah provinsi (Pemprov) Jabar untuk mengakselerasi sertifikasi aset tersebut.

Jangan sampai lanjut Iwan, aset ini menjadi hilang karena berpindah tangan kepada pihak lain hanya gara-gara telat melakukan sertifikasi.

Sebab itu, dia mendorong agar Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran, khusus untuk penyelamatan aset melalui sertifikasi.

"Anu geus di sertifikat ge rame di lapangan. Komo nu nteu. Makanya lebih baik itu sekiranya dianggarkan lebih besar lagi untuk itu (sertifikasi aset)," ujar Iwan kepada INILAH, dikutip Senin 18 Agustus 2025.

aset yang berada di organisasi perangkat daerah (OPD) maupun di BUMD lanjut dia, harus terus diingatkan supaya diselesaikan sertifikasinya, supaya jangan sampai kecolongan.

Guna mengakselerasinya, penambahan anggaran untuk OPD maupun BUMD khusus untuk sertifikasi aset juga harus dilakukan.

"Di masing-masing dinas dianggarkan. Jadi kita mendorong supaya aset ini bisa disertifikasi semua dalam waktu cepat," ucapnya.

Sebelumnya Wakil Gubernur Jabar Erwan Setiawan mengaku prihatin, karena sekitar tiga ribuan aset milik Pemerintah Provinsi Jabar masih belum bersertifikat.

Sebab sejauh ini baru 2.431 aset yang sudah tersertifikasi dari total 5.680 aset. Dia menargetkan, dalam tiga tahun ke depan seluruh aset milik Pemprov Jabar sudah tersertifikasi.

"Target tahun 2025 ini adalah 538 bidang, tahun 2026 nanti 1.478 bidang dan target 2027, 1.233 bidang. Sehingga dalam tiga tahun ke depan, ini semua aset-aset kita sudah bersertifikat," tandasnya. (Yuliantono)


Editor : Ahmad Sayuti