DPRD Jabar Dorong Optimalisasi Aset Daerah
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah mendorong pemerintah provinsi, agar dapat mengoptimalisasikan aset daerah untuk mendongkrak pendapatan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Bandung - Anggota DPRD Provinsi jawa barat Sugianto Nangolah mendorong pemerintah provinsi, agar dapat mengoptimalisasikan aset daerah untuk mendongkrak pendapatan.
Ini dikatakan Sugianto, kala menerima kunjungan kerja dari Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, dalam rangka studi banding terkait tata kelola aset daerah di Kantor DPRD Jabar baru-baru ini.
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak menyoroti strategi optimalisasi aset sebagai langkah meningkatkan pendapatan daerah.
“Jika aset tidak dapat dikelola dengan optimal, maka sumber pendapatan daerah menjadi terbatas. Contohnya, gedung bioskop peninggalan belanda di cimahi yang luas dan strategis, namun hanya disewakan seharga Rp600 juta, itu tentu tidak sebanding dengan nilai asetnya,” kata Sugianto.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap BOT (Build Operate Transfer) seperti lapangan golf BGG (Bandung Giri Gahana) agar setoran kepada pemerintah dapat lebih optimal.
“Setiap aset yang dimiliki jawa barat harus dievaluasi untuk memastikan nilai ekonominya bisa dimaksimalkan untuk kepentingan daerah,“ tambahnya.
Dalam kunjungan tersebut, pembahasan juga mencakup optimalisasi kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bapemperda DPRD jawa barat berencana mengatur mekanisme reward and punishment bagi direktur BUMD.
“Direktur BUMD yang tidak mampu menyetor dividen harus siap mundur. Sebaliknya, jika mereka berhasil meningkatkan pendapatan, maka akan diberikan insentif tambahan,” jelasnya.
Melalui langkah-langkah ini, DPRD jawa barat optimis dapat meningkatkan efektivitas tata kelola aset dan BUMD untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang lebih besar dan berkelanjutan. (Yuliantono)
Editor : Ahmad Sayuti

