DPRD Kabupaten Cirebon Selesaikan Konflik Buruh dan Pengusaha dengan Mediasi
Peran DPRD Kabupaten Cirebon sebagai mediator konflik ketenagakerjaan kembali membuahkan hasil. Melalui audiensi yang difasilitasi DPRD, persoalan hak buruh yang telah dirumahkan hampir dua tahun, akhirnya menemukan titik temu antara pekerja dan pihak perusahaan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN.ID - Peran DPRD Kabupaten Cirebon sebagai mediator konflik ketenagakerjaan kembali membuahkan hasil. Melalui audiensi yang difasilitasi DPRD, persoalan hak buruh yang telah dirumahkan hampir dua tahun, akhirnya menemukan titik temu antara pekerja dan pihak perusahaan.
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Sophi Zulfia, menyampaikan audiensi tersebut menjadi ruang dialog terbuka bagi seluruh pihak untuk menyelesaikan persoalan secara musyawarah. Hasilnya, tercapai kesepakatan pembayaran hak-hak buruh yang sebelumnya tertunda.
“Alhamdulillah, melalui pertemuan ini telah disepakati adanya pembayaran sejumlah hak pekerja yang selama kurang lebih dua tahun dirumahkan. Ini menjadi langkah penting dalam memberikan kepastian bagi para buruh,” ujar Sophi Zulfia, Kamis 18 Desember 2025.
Menurutnya, proses dialog yang melibatkan pekerja, perusahaan, serta unsur terkait menunjukkan bahwa pendekatan persuasif dan komunikasi terbuka masih menjadi cara paling efektif dalam menyelesaikan konflik hubungan industrial.
DPRD Kabupaten Cirebon, kata Sophi, berkomitmen untuk terus hadir sebagai penengah demi menjaga keseimbangan kepentingan semua pihak. Ia menegaskan, penyelesaian konflik ketenagakerjaan tidak hanya berdampak pada buruh dan perusahaan, tetapi juga berpengaruh pada stabilitas sosial dan ekonomi daerah.
“Kondisi daerah yang aman dan kondusif sangat penting, baik untuk melindungi hak pekerja maupun menjaga keberlangsungan dunia usaha serta iklim investasi di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Dalam kesepakatan tersebut, pihak perusahaan menyatakan komitmen untuk melaksanakan pembayaran hak buruh sesuai mekanisme dan tahapan yang telah disepakati bersama. DPRD Kabupaten Cirebon akan terus memantau pelaksanaan kesepakatan tersebut agar berjalan sesuai komitmen.
Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban, sehingga Kabupaten Cirebon tetap menjadi daerah yang stabil dan ramah bagi pekerja maupun pelaku usaha," tukasnya.
Editor : Ahmad Sayuti

