DPRD Kota Bandung Apresiasi Bansos TNI untuk PKL dan Warung

Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Erick Darmadjaya mengapresiasi bantuan sosial (bansos)

DPRD Kota Bandung Apresiasi Bansos TNI untuk PKL dan Warung
ilustrasi bantuan sosial

INILAH, Bandung – Sekretaris Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung Erick Darmadjaya mengapresiasi bantuan sosial (bansos) berupa uang tunai yang dilakukan oleh TNI dan Polri kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pemilik warung.

Bansos yang dilaksanakan di Kodim 0618/BS Kota Bandung ini kita Erick, diharapkan dapat membantu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat yang kini tengah terpuruk akibat pandemi. Sebab sejauh ini, sektor ekonomi kata dia terdampak paling parah akibat Covid-19 yang sudah berjalan hampir dua tahun di Indonesia.

Dia melanjutkan, bantuan tunai senilai Rp 1,2 juta yang disalurkan oleh TNI dan Polri tersebut dapat mengakomodir pelaku UMKM dan PKL yang belum menerima bantuan yang disalurkan pemerintah pusat sebelumnya, melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bandung. Sehingga diharapkan, pada saat ini semuanya sudah menerima bantuan secara merata.

Baca Juga: Jadi Saksi Sidang Korupsi Bansos, Dedi Mulyadi Ditanya dari Setoran, Telur Ayam, Hingga Sarung

“Kloter TNI-Polri kali ini merupakan distribusi bantuan yang sebelumnya tidak terakomodir. Bantuan harus disalurkan secara merata. Ini langkah yang tepat agar semua pedagang bisa menerima bantuan ini,” ujar Erick ketika menghadiri undangan penyerahan bansos di Wilayah Kodim 0618/BS, bersama Pemerintah Kota dan Polrestabes Kota Bandung, Sabtu (9/10/2021).

Erick berharap, dengan kondisi pandemi yang mulai menurun pada saat ini. Diharapkan dapat menumbuhkan motivasi dan semangat masyarakat, dalam membangun kembali jalannya perekonomian di Kota Bandung. Hanya saja kata dia, tetap dibutuhkan inovasi guna menggerakkannya.

Baca Juga: Ini Keterangan Alda The Changcuters Soal Pengadaan Sembako Bansos Covid-19 di KBB

"Tentu diperlukan inovasi yang baru bagi pelaku UMKM dan Pedagang Kaki Lima, agar mereka bisa kembali menstabilkan ekonomi mereka,” harapnya.*** (Yuliantono)


Editor : inilahkoran