Dua Bulan Jelang Ditempati, Sejumlah Permasalahan Sarpras Gedung Baru DPRD KBB Terdeteksi
Dua bulan menjelang ditempati, gedung baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang-Cisarua, Kampung Cijamil, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah kembali dihinggapi permasalahan.
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Ngamprah - Dua bulan menjelang ditempati, gedung baru DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang berlokasi di Jalan Raya Padalarang-Cisarua, Kampung Cijamil, Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah kembali dihinggapi permasalahan.
Pasalnya, kendati sudah disuplai fasilitas air dari PT Perdana Multiguna Sarana (PMgS), BUMD milik Pemkab Bandung Barat, namun keran air dan kloset yang ada di gedung bercat putih itu mengalami masalah.
“Setelah air dialirkan dari PT PMgS ada masalah kebocoran pada keran dan klosetnya,” kata Kabag Umum Sekretariat DPRD KBB Dudih Heryana saat dikonfirmasi, Senin 5 Mei 2025.
Pihaknya mengaku, kebocoran keran dan kloset itu baru diketahui saat Bagian Umum Setwan KBB dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) KBB melakukan pengecekan sarana dan prasarana gedung baru itu pada pekan lalu.
“Airnya kan sudah ada, lalu kami memeriksa kondisi kamar mandi, keran, sampai kloset duduk," ujarnya.
"Ketika keran dibuka, ternyata air bocor pada bagian bagian karet sambungan (seal), begitupun dengan seal pada kloset. Setelah digunakan, air dari sambungan kloset terus keluar,” sambungnya.
Setidaknya, sebut Dudih, sebanyak 25 keran dan beberapa kloset yang bermasalah. Meski begitu, untuk perbaikannya sudah dikoordinasikan dengan Dinas PUTR KBB.
“Penyebab kerusakan, diduga karena sejak dibangun belum pernah difungsikan. Mungkin karena faktor cuaca, seperti panas berpengaruh pada bagian karetnya sehingga menjadi aus ketika terkena air,” sebutnya.
Tak berhenti sampai di situ, masalah juga terdeteksi pada videotron yang berada di ruang paripurna belum dilengkapi dengan audio. Alhasil, ketika dinyalakan baru gambar atau visualnya saja yang muncul.
“Untuk videotronnya tidak ada masalah, hanya suaranya tidak ada. Perlu dilengkapi audionya. Kalaupun mau digunakan rapat, paling perlu sewa sound sistem,” ucapnya.
Hingga awal Mei 2025 ini, terang Dudih, sudah 10 persen barang dipindahkan dari gedung DPRD KBB yang sekarang ke gedung baru. Namun, itupun baru sebatas arsip dan dokumen lama.
“Arsip dan dokumen yang sekira masih diperlukan, belum kami pindahkan. Pemindahan barang dilakukan secara bertahap, untuk yang masih dipakai tetap di gedung lama ini,” terangnya.
Editor : Doni Ramdhani
