Dua Muka Raja

PERSIB Bandung seperti memiliki dua ‘wajah’ berbeda. Sang raja kompetisi tertinggi tanah air itu justru lebih moncer ketika tampil di level Asia.

Dua Muka Raja
Foto: INILAH/ADAM HUSEIN

Oleh : Muhammad Ginanjar

Perjalanan Persib Bandung musim ini tidak selalu berjalan dengan cerita yang sama. Di kompetisi domestik, Maung Bandung masih berusaha menemukan konsistensi. Namun, ketika melangkah ke panggung Asia, tim kebanggaan Bobotoh itu justru mampu menunjukkan taringnya.

Situasi tersebut kemudian memunculkan anggapan bahwa performa Persib di kompetisi Liga dan Asia terlihat berbeda.

Sebagai kapten tim, Marc Klok memahami sorotan tersebut. Namun, menurutnya, ada hal yang lebih besar di balik perbedaan hasil yang diraih Persib, yakni bagaimana pemain mengelola energi di tengah padatnya jadwal pertandingan.

Di Liga, Persib saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara dengan koleksi 16 poin, terpaut dua poin dari Persija di puncak klasemen.

Maung Bandung menorehkan lima kemenangan, satu imbang, dan dua kalah.

Sementara itu, cerita berbeda hadir di kompetisi Asia. Persib tampil meyakinkan di AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 dengan menyapu bersih tiga pertandingan dan memuncaki klasemen grup.

Performa positif itu juga berlanjut di ASEAN Club Championship (ACC) Shopee Cup 2026/2027. Persib berhasil mengalahkan Port FC dengan skor 3-1.

Bagi Klok, perbedaan hasil tersebut bukan berarti Persib mengubah karakter permainan ketika tampil di kompetisi yang berbeda. Ada tantangan fisik dan mental yang harus dihadapi pemain, terutama ketika jadwal pertandingan datang begitu berdekatan.

“Kalau main setiap 2-3 hari anda harus mengatur level energi, harus mengatur pendekatan taktiknya dan harus bisa bertahan untuk bisa terus bermain dalam 2-3 hari,” ujar Klok, Minggu (1/11).

Pernyataan Klok menggambarkan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi pemain profesional.

Bukan hanya soal bagaimana tampil maksimal selama 90 menit, tetapi juga bagaimana menjaga kondisi tubuh agar tetap siap menghadapi pertandingan berikutnya.

Apalagi, Persib memiliki ambisi besar di kompetisi Asia. Klok secara terbuka mengakui bahwa ACL Two menjadi salah satu prioritas tim musim ini. Persib tidak ingin hanya puas dengan pencapaian yang sudah diraih di kompetisi domestik.

“Kami ingin mencapai lebih banyak hal daripada sekadar menjuarai liga selama 3 tahun terakhir.

Kami ingin menjadi yang teratas di Asia,” tegasnya.

Ambisi tersebut tentu membutuhkan pengorbanan dan persiapan yang tidak sederhana. Klok mencontohkan bagaimana perjalanan panjang bisa menjadi tantangan tersendiri bagi pemain.

Ketika Persib harus memberikan perhatian lebih pada kompetisi Asia, perjalanan selama 7-8 jam dalam waktu dua hari, kemudian kembali bersiap menghadapi pertandingan Liga, tentu membutuhkan energi yang berbeda.

Dalam situasi seperti itu, menjaga kebugaran menjadi sama pentingnya dengan mempersiapkan strategi di lapangan. Pemain dituntut memahami batas kemampuan tubuhnya agar tetap bisa tampil kompetitif tanpa mengambil risiko cedera.

“Oleh karena itu, anda harus mampu mengelola dan mengontrol diri agar tidak cedera dan tetap bisa menang,” jelasnya.

Bagi Klok, perjalanan Persib musim ini bukan semata-mata tentang mengejar kemenangan di setiap pertandingan.

Ada tanggung jawab lain yang harus dijaga, yakni memastikan tim tetap kompetitif di tengah jadwal padat demi mewujudkan ambisi membawa nama Persib lebih tinggi di panggung Asia.

Sebab, untuk mencapai sesuatu yang lebih besar, Persib tidak hanya membutuhkan kualitas permainan, tetapi juga ketahanan, kedisiplinan, dan kemampuan menjaga diri sepanjang perjalanan musim.

Sebelumnya, Manajer Umuh Muchtar puji penampilan timnya saat berhadapan dengan Melbourne Victory FC di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Rabu (28/10) lalu.

Pasalnya, pada laga ketiga grup E AFC Champions League (ACL) Two 2026/2027 itu, Persib Bandung berhasil membungkam tim Australia itu dengan skor 2-0.

“Sangat luar biasa. Dalam keadaan capek, semua lihat kelelahan, tapi hebat, ya,” ungkap Umuh.

Umuh menyatakan tidak mudah menghadapi Melbourne Victory FC ini. Selain tangguh, Persib baru melalui dua laga tandang di liga domestik Super League dengan jeda yang singkat.

“Mereka bertarung, tidak ada rasa capek. Dan saya juga bilang harus optimis, habiskan tenaga, habiskan pikiran, semangat tinggi, Alhamdulillah mereka mendengarkan,” tuturnya.

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini pun memberikan pujian kepada Balsa Sekulic yang tampil luar biasa hingga bisa memborong dua gol atas kemenangan Persib 2-0 dari Melbourne Victory FC.

“Memang sangat luar biasa ya Balsa. Hampir kan ada tiga gol. Tapi ya cukup lah dua juga,” katanya.

(bsf )


Editor : Inilahkoran