Dugaan Penyelewengan Dana BOS Ratusan Miliar di Bogor, Jangan-jangan Sudah Terjadi Sejak Lama...

Kecurigaan mencuat dari benak Muad Khalim. Jangan-jangan, dugaan penyelewengan dana BOS ratusan miliar di Kabupaten Bogor sudah berlangsung sejak lama.

Dugaan Penyelewengan Dana BOS Ratusan Miliar di Bogor, Jangan-jangan Sudah Terjadi Sejak Lama...

INILAHKORAN, Cibinong – Kecurigaan mencuat dari benak Muad Khalim. Jangan-jangan, dugaan penyelewengan Dana BOS ratusan miliar di Kabupaten Bogor sudah berlangsung sejak lama.

“Kami khawatir dugaan penyelewengan Dana BOS bukan hanya di tahun 2023 saja,” kata Muad Khalim, anggota DPRD Kabupaten Bogor.

Karena itu, Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor itu mulai menjalankan fungsi pengawasannya. DPRD, sebutnya, akan menelisik kemungkinan terjadinya dugaan penyelewengan Dana BOS pada tahun-tahun sebelumnya.

Itu sebabnya, para wakil rakyat itu meminta laporan pertanggungjawaban pengelolaan Dana BOS ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor selama tiga tahun anggaran atau sejak 2021 hinga 2023.

“Saya sudah minta pertanggungjawaban pengelolaan Dana BOS ke Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor selama tiga tahun anggaran atau sejak 2021 hingga 2023 setelah muncul berita ada dugaan penyelewengan yang didukung LHP BPK-RI Perwakilan Jawa Barat,” tambahnya.

Informasi yang dihimpun Inilah Koran, setidaknya 126 Kepala Sekolah (Kepsek)  Sekolah Dasar Negeri (SDN) dan 3 Kepsek SMPN berikut jajaran terkait bakal dipanggil Inspektorat Kabupaten Bogor.

Dalam LHP BPK-RI Perwakilan Jawa Barat pada pengelolaan Dana BOS Dinas Pendidikan Kabupaten Bogpr, diduga negara mengalami kerugian hingga Rp 504 miliar.

Untuk memastikannya, Pejabat Bupati Bogor menugaskan Inspektorat melakukan audit investigatif. Tapi, sampai sekarang, hasil audit Inspektorat tersebut belum juga muncul. (*)


Editor : Zulfirman