Dugaan Pungli Biaya Pembuatan Dokumen Kontrak, Pj Bupati Cirebon Akan Panggil Kadis PUTR
Berita Terkini, Eksklusif di Channel WhatsApp Inilahkoran.id
INILAHKORAN, Cirebon - Pj Bupati Cirebon Wahyu Mijaya mengaku kaget dengan adanya dugaan pungli terkait biaya pembuatan dokumen kontrak pada Dinas PUTR Kabupaten Cirebon.
Dia berjanji, akan segera memanggil Kepala Dinas PUTR Iwan Rizki untuk mencari tahu tentang kebenaran rumor adanya dugaan pungli terkait biaya pembuatan dokumen kontrak tersebut.
"Saya baru tahu ada kabar biaya pembuatan dokumen kontrak di PUPR, ada biaya yang dipatok. Kalau ini terjadi, ya tidak boleh. Ini sama saja dengan pungli," ungkap Wahyu, Senin 7 Oktober 2024.
Menurutnya, Dinas PUTR memang bukan dinas penghasil PAD. Artinya, kalau saja ada kabar dalam setahun dari pembuatan biaya dokumen kontrak nilainya mencapai miliaran, harus dipertanyakan. Pasalnya, kalau itu memang terjadi, tidak mungkin uangnya masuk ke APBD. Itu karena anggaran yang masuk ke APBD, sudah jelas bersumber dari mana.
"Kaget saya dapat info nilai setiap tahunnya sampai mencapai miliaran rupiah. Ini jelas tidak mungkin masuk ke APBD. Tunggu saja, nanti akan saya panggil Kadisnya untuk menjelaskan secara detail," ucap Wahyu.
Seperti diberitakan sebelumnya, pembuatan biaya dokumen kontrak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cirebon kembali disoal. Pegiat anti korupsi Kabupaten Cirebon, Ade Riyaman mempertanyakan, untuk apa sebetulnya hasil dari pembuatan dokumen kontrak tersebut. Padahal, Dinas PUPR Kabupaten Cirebon bukan dinas penghasil PAD.
Ade mengaku miris dengan sistem yang diterapkan pihak Dinas PUTR Kabupaten Cirebon. Setiap tahun, terus dilakukan karena memang sepertinya ada tekanan kepada setiap rekanan. Rekanan sendiri mau tidak mau harus menuruti karena memang harus menjalin sinergitas. Kalau mereka melawan, kemungkinan dikhawatirkan tidak bisa mendapatkan pekerjaan.
Apalagi, dirinya mendengar kabar tahun sekarang ada kenaikan biaya pembuatan dokumen kontrak. Dugaannya, nilai kontrak di bawah Rp200 juta dipatok harga sekitar Rp3,5 juta. Sementara nilai proyek di atas Rp1 miliar bisa mencapai Rp5-8 jutaan.
Editor : Doni Ramdhani

