Maskapai Tibet Terbakar Hendak Lepas Landas, Puluhan Penumpang Terluka

Pesawat milik maskapai Tibet Airlines yang membawa 133 penumpang dan sembilan awak terbakar saat hendak lepas landas dari Bandar Udara Inter

Maskapai Tibet  Terbakar Hendak Lepas Landas, Puluhan Penumpang Terluka
Bangkai pesawat Tibet Airlines setelah dilalap api di Bandara Jiangbei, Chongqing, China, Kamis

INILAHKORAN, Bandung-Pesawat milik maskapai Tibet Airlines yang membawa 133 penumpang dan sembilan awak terbakar saat hendak lepas landas dari Bandar Udara Internasional Jiangbei, Chongqing, China, Kamis 12 Mei 2022.

Tidak ada korban tewas yang dilaporkan, namun 40 penumpang yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Peristiwa tersebut menyebabkan sisi kiri bagian depan pesawat tersebut terbakar dan rusak berat, demikian dinyatakan Tibet Airlines.

Baca Juga: Polresta Bandung Dinilai Berhasil Amankan Mudik Lebaran 2022, Kapolda Jabar Acungi Jempol

Anggota kru menemukan ketidakberesan karena pesawat jenis Airbus A319 tersebut membelok dari landasan pacu dan berhenti mendadak, menurut informasi di laman Badan Administrasi Penerbangan Sipil China (CAAC) Regional Barat Daya.

Beberapa video yang diambil warganet menunjukkan kepanikan para penumpang dan kru pesawat itu, yang bernomor penerbangan TV9833 tujuan Nyingchi, Daerah Otonomi Tibet.

Para penumpang dan awak dievakuasi dari pintu darurat di bagian belakang pesawat.

Baca Juga: Ingin Sel Tubuh Sehat, Ini Tips dari Pakar Nutrisi

Kobaran api berhasil dipadamkan oleh para petugas yang langsung mendatangi lokasi.

Satu dari tiga landasan pacu Bandara Jiangbei langsung ditutup.

Kecelakaan itu merupakan yang kedua dalam kurun dua bulan. Sebelumnya pada 21 Maret, pesawat China Eastern jatuh dan terbakar di Daerah Otonomi Guangxi hingga menewaskan 132 penumpang dan kru. 

Baca Juga: Penculik 10 Anak Ngakunya Polisi, Padalahal Residivis Eh... Akhirnya Lumpuh Ditembak Polisi

Kecelakaan tersebut menodai rekor keselamatan penerbangan China selama 4.227 hari.***


Editor : inilahkoran